Depok Rawan Kebakaran, tetapi Minim Kekuatan

Kisar Rajaguguk
15/3/2016 10:18
Depok Rawan Kebakaran, tetapi Minim Kekuatan
(Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna (tengah) berfoto bersama anggota Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok--MI/Kisar Rajagukguk)

POTENSI kebakaran di Kota Depok cukup tinggi. Sayangnya, kota dengan jumlah penduduk mencapai 2 juta jiwa itu tak punya infrastruktur pemadam kebakaran yang memadai. Mulai jumlah personel yang minim hingga armada branwir yang sudah usang karena termakan usia.

"Berdasarkan data yang ada, peristiwa kebakaran di Kota Depok meningkat setiap tahunnya dan bahkan hampir terjadi kebakaran setiap hari. Tingginya angka kebakaran dipicu keterbatasan infrastruktur," kata Kepala Subdirektorat Manajemen Penanggulangan Bencana Kebakaran Kementerian Dalam Negeri, Budi Santosa Sudarmaji, kemarin.

Hal itu disampaikannya dalam Peringatan 97 Tahun Pemadam Kebakaran di Kompleks Grand Depok City, Jalan Boulevard, Kelurahan Tirta Jaya, Kecamatan Sukma Jaya, Kota Depok.

Berdasarkan ketentuan, sambung Budi, perbandingan jumlah personel pemadam dengan jumlah penduduk ialah 1:5.000 jiwa. Artinya, butuh 400 personel untuk melayani kebutuhan 2,3 juta warga Kota Depok. Namun, kenyataannya, personel pemadam yang ada di Kota Depok hanya 137 orang.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok Yayan Arianto memaparkan postur kekuatan dinasnya saat ini yang memang masih jauh dari ideal.

Saat ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok hanya diperkuat oleh 137 personel, 16 branwir (jumlah ideal 26), 1 ambulans (idealnya 5), dan 1 tangga penyelamatan (idealnya 2). (KG/J-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya