Ahok Akan 'Bersih-Bersih' di Dinas Kebersihan DKI

Selamat Saragih
14/3/2016 17:08
Ahok Akan 'Bersih-Bersih' di Dinas Kebersihan DKI
(MI/Arya Manggala)

GUBERNUR DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama membidik pejabat di Dinas Kebersihan DKI. Dia berencana memecat sejumlah Kepala Seksi (kasie) kebersihan di lingkup Dinas Kebersihan DKI dan jajaran.

"Minggu depan saya mau pecatin kasie-kasie kebersihan. Karena banyak mintain uang ke sopir truk sampah," kata Ahok, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Senin (14/3).

Tarif pungutan liar tersebut, lanjut Ahok, berkisar antara Rp500 ribu sampai Rp1 juta. Biasanya, para kasie meminta uang tersebut dari sopir yang mengangkut sampah di wilayah swasta. Sehingga ada persekot yang masuk ke kocek para kasie di Dinas Kebersihan DKI.

"Aku enggak tahu kasie pastinya, tapi biasanya sampah swasta dijemput di situ banyak uang-uang yang diambil," ungkap Ahok.

Sejauh ini mantan bupati Belitung Timur itu mengetahui adanya pungutan liar dari keberadaan smart city. Di sistem smart city dapat dilihat posisi truk yang tidak sesuai jalur. Ditambah lagi sejumlah laporan yang masuk kepadanya.

"Jadi bisa ketahun semua. Kita bisa lihat di sisten Smart City semua. Kan kita punya GPS juga, maka pekan depan kita mau pecatin," terang Ahok. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya