Bangunan Liar Kolong Tol Sedyatmo Harus Ditertibkan

Putri Anisa Yuliani
01/3/2016 16:27
Bangunan Liar Kolong Tol Sedyatmo Harus Ditertibkan
(ANTARA/ISMAR PATRIZKI)

SETELAH Kalijodo, Pemprov DKI terus melakukan pembersihan kawasan-kawasan yang berisi bangunan liar. Salah satunya kawasan di bawah jalan tol layang Prof Sedyatmo atau yang dikenal dengan kolong Tol Pluit.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menegaskan kawasan tersebut harus segera ditertibkan. Ahok sempat geram ketika mengetahui kawasan yang sempat ditertibkan pada September tahun 20 15 lalu itu kembali diduduki warga pendatang. Mantan bupati Belitung Timur itu pun mengatakan penertiban harus berlangsung cepat bahkan tanpa perlu melakukan sosialisasi.

"Saya mau lihat itu ditertibkan segera. Tak perlu sosialisasi dengan keluarkan SP (Surat Peringatan) 1, 2, 3. Itu semua warga pendatang kok. Kalau warga yang sudah lama sih perlu tapi mereka kan orang baru semua," kata Ahok di Balai Kota, Selasa (1/3).

Ahok menyatakan untuk warga di kolong Tol Pluit sudah pasti disiapkan rusun. Sebab, ia menerima laporan masih ada 650 unit hunian rusun yang masih kosong di beberapa rusunawa seperti Rusunawa Marunda dan Rusunawa Puogebang.

Tak hanya itu, pihaknya pun melalui Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah (Pemda) terus melakukan penyisiran terhadap warga rusun yang melakukan pelanggaran. Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah (Pemda) Ika Lestari Aji, penyisiran ini cukup membantu Pemprov DKI untuk menyediakan unit rusun bagi warga yang harus direlokasi karena terkena penertiban. Sebab, saat ini rusun yang dimiliki Pemprov masih terbatas.

"Kami juga melakukan penyisiran. Jadi ketika warga diketahui melakukan pelanggaran atau seperti yang sudah kita temukan di Rusunawa Kapuk Muara itu penghuninya sudah mampu ya kami minta keluar agar unitnya bisa diisi oleh warga yang terkena program penertiban atau relokasi," katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya