TNI AD Komitmen Berantas Narkoba

Golda Eksa
23/2/2016 20:39
TNI AD Komitmen Berantas Narkoba
(Ilustrasi)

KASUS penyalahgunaan narkoba yang melibatkan sejumlah personel Komando Strategis Cadangan Angkutan Darat (Kostrad) masih dalam penyelidikan internal militer. TNI-AD pun berjanji akan melakukan pengusutan dan memberikan sanksi tegas kepada oknum yang terbukti bersalah.

Kepala Dinas Penerangan Angkutan Darat Brigjen M Sabrar Fadhilah, menegaskan pihaknya tetap concern pada penyelesaian hukum atas insiden tersebut. "Sekarang masih dalam proses pemeriksaan. Sejauh mana keterlibatannya, kita tunggu hasilnya," ujar dia, Selasa (23/2).

Menurutnya, alasan penyelidikan internal karena TNI AD berniat melakukan pembenahan agar nantinya seluruh prajurit TNI dapat lebih profesional dan tidak tersangkut persoalan hukum. "Kita perhatian terhadap masalah hukum," terang dia.

Terpisah, Kepala Penerangan Kostrad Kolonel (Inf) Heru Dwi Wahana, menambahkan Kostrad pada prinsipnya berkomitmen pada pemberantasan narkoba, termasuk melakukan penyelidikan untuk memastikan sejauh mana keterlibatan personelnya.

"Kita sedang benahi dan tidak ada kompromi untuk soal narkoba. Untuk orang luar seperti oknum Polri, sipil, dan politisi, diserahkan kepada polisi atau BNN (Badan Narkotika Nasional)," kata Heru.

Penggeledahan yang dilakukan Tim Intel dan POM Kostrad dan BNNP DKI di Perumahan Kostrad, Tanah Kusir, Jakarta Selatan Senin (22/2) menjaring beberapa orang yang terbukti menggunakan narkoba.

Dari hasil tes urine yang dilakukan menujukkan tiga anggota TNI, lima polisi, dan enam warga sipil positif memakai narkoba. "Benar kami lakukan pemeriksaan urin pada 146 anggota kostrad hasilnya ada sejumlah anggota TNI yang positif menggunakam narkoba," ujar Kepala Penerangan Kostrad Letkol Heru. (Nel/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya