Kalijodo Bukan Pengalihan Isu Sumber Waras

Selamat Saragih
17/2/2016 17:35
Kalijodo Bukan Pengalihan Isu Sumber Waras
(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

GENCARNYA rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk menertibkan kawasan prostitusi kawasan Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, memunculkan prasangka. Penggusuran Kalijodo dinilai sebagai manuver Ahok, sapaan Basuki Tjahaja Purnama, untuk mengalihkan isu kasus dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras yang diduga terjadi unsur tindak pidana korupsi.

Menanggapi beredarnya kabar tersebut, Ahok membantahnya dengan nada tinggi. "Tidak ada sama sekali saya berniat untuk mengalihkan penyelidikan kasus RS Sumber Waras yang tengah dilakukan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dengan mengangkat isu penertiban Kalijodo," tegas Ahok, Rabu (17/2).

"Pengalihan bagaimana? Kalijodo sudah ramai kok. Sedangkan kasus RS Sumber Waras masuk BPK kok dibilang pengalihan. Justru saya nantang kok BPK ke jalur hukum supaya semua pertanyaan-pertanyaan bisa terjawab,” imbuh Ahok.

Pandangan tersebut sempat dilemparkan Wakil Ketua DPRD DKI Lulung Abraham Lunggana Selasa (16/2). Ahok menyatakan, Lulung berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan. Karena kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptable power suply (UPS) masih dalam proses penyelidikan.

"Makanya saudara Lulung agar Anda hati-hati lho. Kalau KPK masih bisa ingat profesional, saudara Lulung mengatakan draf APBD, mereka yang paraf yang asli. Di situ jelas ada niat jahat membeli UPS semua sebesar Rp12,1 triliun.," jelas Ahok. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya