Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGIAN besar warga Kalijodo masih enggan mendatangi posko di Kecamatan Penjaringan untuk mendaftarkan diri sebagai tanggapan atas tawaran solusi pemerintah terkait rencana penertiban wilayah tersebut. Warga tetap memilih bertahan sampai ada upaya dialog langsung antara pemerintah dan warga.
Juru Bicara warga Kalijodo Leonar Eko Wahyu saat ditemui di daerah Kalijodo, Selasa (16/2) mengaku belum sepenuhnya paham dengan surat edaran yang diberikan Pemkot Jakarta Barat dan Utara beberapa waktu lalu yang meminta warga mengosongkan kawasan yang terletak di bantaran Banjir Kanal Barat tersebut.
"Kami tidak menganggap surat itu sosialisasi. Sosialisasi adlaah dialog langsung dengan warga. Pemerintah buka data-datanya, warga juga siap dengan argumennya," kata Leo.
Ia mempertanyakan misalnya soal Ruang Terbuka Hijau yang disebut pemerintah sebagai alasan dilakukannya penertiban. Menurut dia pemerintah harus terbuka kepada masyarakat yang dimaksud RTH di Jakarta itu seperti apa dan daerah-daerah mana saja.
"Sepanjang tidak ada proses dialog itu kami masih akan ada di sini," tukas Leo yang juga menjadi anak buah salah satu toko masyarakat Kalijodo Daeng Aziz.
Ia menyayangkan juga adanya penurunan aparat terutama saat menempelkan surat edaran pada hari Minggu (14/2) yang lalu. Kata Leo, warga Kalijodo tidak seperti yang diperkirakan akan melawan dengan citra premanisme seperti dianggap selama ini.
"Kan faktanya tidak ada gejolak hari itu. Lantas siapa preman dalam hal ini yang justru membawa aparat ke sini," kata Leo lagi.
Warga kalijodo, kata dia, masih akan tetap bertahan sampai ada dialog langsung dengan warga. "Kami hanya minta itu supaya semuanya jelas. Selama tidak ada itu kami tidak akan akan kaki," katanya.
Warga lain, Sulastri mengaku belum berniat angkat kaki karena menunggu instruksi dari Ketua RT. "Kami mah ikut saja. Kebetulan Pak Rt bilang jangan dulu karena mau ada dialog dlu dengan pemerintah. Jadi ya kita masih aktivitas seperti biasa saja," ungkap Sulastri. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved