Wabah DBD di Tangerang Tewaskan 13 Orang

Sumantri
06/2/2016 17:56
Wabah DBD di Tangerang Tewaskan 13 Orang
(Ilustrasi)

WABAH Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten dan Kota Tangerang semakin merebak. Bahkan, dalam periode Desember 2015-Januari 2016, tercatat 13 orang penderita DBD meninggal dunia karena mengalami keterlambatan medis.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dari 271 penderita penyakit DBD, 13 orang diantaranya meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, empat orang yang sempat di rawat di RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang, dan lima orang lainnya di RSUD Kabupaten Tangerang, meninggal dunia. Sedangkan empat lainnya yang meninggal dirawat di rumah sakit swasta.

Berdasarkan pemantauan di RSUD Balaraja, pasien DBD terus berdatangan. Sehingga pihak rumah sakit kewalahan dan menambah tempat tidur. "Kami terpaksa menambah tempat tidur perawatan karena jumlah pasien DBD terus berdatangan," kata Mies Larisa Tanaka, Kabid Pelayanan RSUD Balaraja.

Namun demikian, kata dia, dari jumlah 201 pasien yang masuk ke RSUD Balaraja pada Januari-Febuari 2016, yang masih dirawat intensif terdapat sebanyak 16 pasien dewasa dan 16 pasien anak-anak.

Menanggapi merebaknya DBD, Kepala Dinas Dinas Kabupaten Tangerang, Naniek Isnanen mengatakan pihaknya telah melakukan pelatihan pada ratusan juru pemantau jentik (jumantik).

"Kami sudah melatih sebanyak 880 jumantik yang tersebar di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang agar mereka memantau dan memberishkan jentik-jentik nymuk di wilayahnya dengan cara fogging," kata dia.

Sementara di Dinas Kesehatan Pemda Kota Tangerang, pada Januari 2016, penderita penyakit DBD tercatat sebanyak enam orang. Dan untuk mengantisipasi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Rostiwie, telah memberikan abate juga melakukan fogging terhadap wilayah-wiayah yang masyarakatnya sudah terkena wabah penyakit DBD. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya