Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DIMAS Sedayu, warga Ibu Kota yang berdomisili di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, mulai gusar.
Permintaan yang disampaikan melalui aplikasi Qlue agar di lingkungannya dilakukan pengasapan belum direspons. Ia khawatir penyakit demam berdarah dengue (DBD) meluas di lingkungan tempat tinggalnya dan memakan banyak korban.
"Di wilayah Jakarta Timur banyak korban DBD, Pak. Kapan ada fogging, sebelum banyak korban berjatuhan," keluhnya melalui aplikasi Qlue yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Keluhan juga disampaikan warga dengan akun Simahmulyati yang berdomisili di Kelurahan Dukuh, Jakarta Timur.
"Kapan wilayah kami bisa di-fogging? Nyamuk sudah kebal pakai racun nyamuk semprot, tapi masih belum juga datang fogging-nya."
Sarana pengaduan yang disiapkan pemerintah itu tidak diiringi dengan reaksi cepat dalam penanganan.
Kesan lambannya penanganan terlihat dari respons aduan yang kebanyakan hanya berwarna merah (menunggu) di aplikasi tersebut.
Keluhan warga Ibu Kota itu ramai diperbincangkan di fitur diskusi pada aplikasi Qlue yang dibuat akun Kartono09 dengan judulBanyak Nyamuk.
"Anggaran selama ini sia-sia dong kalau nyamuk masih banyak," tulis akun Tuyar di forum diskusi itu.
Padahal, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyiapkan pilihan permintaan pengasapan pada aplikasi Qlue dimasukkan, sebagai bentuk langkah preventif terhadap penyakit DBD yang diakibatkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.
Ahok juga sudah meminta setiap wali kota di Jakarta untuk melakukan pengasapan dengan sistem rumah ke rumah.
"Kita harus gencar. Kalau perlu gedor rumah orang. Namun, kalau orang itu enggak mau buka (pintu) karena khawatir, minimal kasih surat pemberitahuan. Minta dia periksa di rumahnya ada tidak (jentik nyamuk)," ujarnya di Balai Kota, kemarin.
Melalui aplikasi Qlue, kata dia, dapat dilihat juga kinerja para lurah dalam mengatasi DBD di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.
"Sehingga di sistem kita juga akan keluar kelurahan mana yang banyak minta fogging. Kalau banyak permintaan, berarti lurahnya kurang gencar," kata Ahok.
Dalam kesempatan berbeda, Kepala Dinas Kesehatan DKI Koesmedi mengatakan temuan dari dinas yang dipimpinnya diketahui racun yang dipakai untuk pengasapan sudah tidak relevan.
"Mungkin nyamuknya resisten dengan obat yang kita gunakan," ujarnya.
Salah satu penyebab resistennya nyamuk itu, lanjut dia, karena kebiasaan masyarakat yang melakukan pengasapan dengan menggunakan jasa swasta.
"Ya, makin lama makin kuat nyamuknya. Disarankan tidak menggunakan jasa itu," kata Koesmedi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved