Polisi Gerebek Kampung Boncos

Sri Cahya Lestari
04/2/2016 21:27
Polisi Gerebek Kampung Boncos
(ILUSTRASI--ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

APARAT Kepolisian Resort Metro Jakarta Barat kembali melakukan penggerebekan sebuah kampung narkoba di kawasan RW 03 dan RW 04 Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat yang terkenal dengan sebutan Kampung Boncos. Kamis (4/2).

Dalam penggrebekan itu, petugas berhasil menangkap 16 orang, 1.600 jarum suntik, beberapa senjata tajam, dan 10 paket narkoba jenis putaw dan 2 gram sabu,serta uang tunai senilai Rp20 juta.

Penggerebekan dilakukan sekitar 400 personel gabungan bersenjata lengkap dari Polres Metro Jakarta Barat, Brimob, TNI, dan Polsek Palmerah Metro Jakarta Barat. Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyisir setiap rumah di pemukiman kumuh padat penduduk itu dengan mengerahkan 3 ekor anjing pelacak. Petugas juga memeriksa sejumlah rumah yang digrebek dari mulai sudut ruang tamu, kamar mandi, dan lemari hingga plafon rumah.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Rudy Heriyanto Adi Nugroho, mengatakan penggerebekan itu dilakukan dalam rangka pemberantasan narkoba. Kini, pihaknya masih menyelidiki Ke-16 orang yang diamankan tersebut. "Mereka langsung di bawa ke Polres Metro Jakarta Barat untuk dimintai keterangan. "ujar Kapolres.

Lanjut Rudy, pihaknya menduga, beberapa orang diantaranya merupakan bandar narkoba. Dari 16 orang yang dibekuk, satu orang berinisial S yang sudah lama menjadi incaran petugas. S diduga kuat merupakan bandar besar yang memiliki jaringan luas peredaran narkoba di seluruh Jakarta.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKB Afrizal menambahkan penggerebekan tersebut merupakan bentuk perang terhadap narkoba di wilayah Jakarta Barat.

"Ini bukan hasil pengembangan dari penggerebekan Berlan dan Kampung Ambon. Memang kami targetkan menggerebek kampung yang terindikasi sebagai kampung narkoba,"tegas Afrizal.

Lanjut Afrizal, peredaraan narkoba di kawasan Kampung Boncos tak kalah hebat dengan Kampung Ambon atau Kampung Permata, Cengkareng, Jakarta Barat. Dari hasil analisis yang dilakukan, kata Afrizal, sedikitnya uang ratusan juta beredar di kawasan tersebut.

Selain itu, pihaknya juga mewasdai tempat hiburan dan beberapa pelabuhan tikus di kawasan Jakarta Barat untuk memberantas narkoba. "Sesuai arahan Kapolda dan Kapolres kami akan berantas semua narkoba," tegasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya