Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Hingga tiga pekan, penyidik belum menemukan tersangka pun dalam kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Selasa (26/1) seusai berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti masih bungkam mengenai identitas peracun kopi Mirna.
"Masih ada proses penyidikan, yang sifatnya, administratif, belum rampung. Apa saja? Yaitu, berita acara dari tiga ahli. Hari ini, kami panggil satu ahli, besok dua ahli. Itu berdasarkan petunjuk jaksa penuntut umum (JPU) Kejati DKI Jakarta," kata Krishna.
Rencananya, setelah memenuhi petunjuk JPU Kejati DKI, penyidik akan mengadakan gelar perkara. Namun, Krishna tidak menyebutkan waktu pastinya.
Ia juga menolak memberitahu kapan penetapan tersangka. "Yang pasti sudah ada yang deg-degan," cetus Krishna.
Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati DKI Waluyo mengatakan pihaknya sudah menerima surat perintah dimulai penyidikan (SPDP) dari penyidik kasus Mirna. Waluyo mengaku dirinya tidak melihat satu pun nama yang berstatus tersangka di SPDP
Pertemuan JPU dengan Krishna dan jajarannya, menurut keterangan Waluyo, pun hanya berupa koordinasi agar penanganan kasus Mirna bisa diterima nantinya di persidangan. Seperti Krishna, Waluyo juga tutup mulut soal siapa yang menjadi pembunuh Mirna.
Sebelumnya, Krishna menyatakan penyidik sudah mengantongi empat bukti untuk menangkap pembunuh Mirna. Bukti-bukti itu didapat setelah melakukan pemeriksaan saksi dan rekonstruksi.
"Ada dokumen, petunjuk, dan keterangan para ahli forensik, serta saksi. Kami sendiri sudah periksa 20 saksi," kata Krishna. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved