Bekas Pasar Benhil akan Dibangun Perkantoran dan Pasar Tradisional

Deny Irwanto
30/8/2015 00:00
 Bekas Pasar Benhil akan Dibangun Perkantoran dan Pasar Tradisional
()
Direktur Utama PD Pasar Jaya Luthfi Rahman mengatakan, saat ini sudah mulai dilakukan pembongkaran bangunan termasuk mengosongkan seluruh kegiatan jual beli di pasar Benhil.

"Mulai hari ini sudah dibongkar. Sebelum akhir tahun pembangunan tiang pertama rencananya. Target dua tahun jadinya," ujar Luthfi, Minggu (30/8).

Untuk melakukan peremajaan pada bangunan tersebut, Lithfi mengatakan anggarannya mencapai sekitar Rp1 triliun.

Dalam pembangunannya, kavling 36 yang lokasinya bersebrangan dengan pasar tradisional Benhil akan dibangun perkantoran. Gedung tersebut akan terintegrasi dengan pasar tradisional Benhil yang berada di seberang kavling 36.

"?Itukan ada dua bidang lahan, ada pasar yang rencananya akan disatukan dengan jembatan multifungsi, jadi nanti total 1500 lebih tempat parkir yang disediakan, pasar tradisional bisa 10 lantai jadinya, bekas kavling 36 akan difungsikan menjadi bangunan yang lebih modern 40 lantai, misalkan perkantoran, jadi nanti terintegrasi dengan jembatan ke pasar seberangnya," bebernya.

Lutfhi kembali mengatakan jika peremajaan bangunan tersebut tidak akan menghilangkan pasar tradisional, sebsab ketika jadi, pedagang tradisional bisa kembali beroperasi di pasar Benhil baru.

"Optimalisasi lahan tanpa menghilangkan pasar tradisional," tandasnya.

Pedagang masih bingung

Sementara itu di lokasi, Rima,70, tampak sibuk bolak balik ke dalam rukonya yang berada di Kompleks Ruko Kavling 36 Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Dia harus mengosongkan ruko tempat usahanya.

"Kami mendadak dikabari kemarin, hari ini disuruh kosong semua," kata Rima di depan rukonya, Minggu (30/8).

Dia pun tak punya pilihan lain selain menurut dan merapikan isi rukonya untuk dibawa sementara ke rumahnya.

Rima menceritakan, kemarin pihak PD Pasar Jaya selaku pengelola kawasan komersil ini meminta para pedagang di tempat ini untuk pindah. "Katanya di sini bangunannya mau dirobohkan," ujarnya.

Wanita yang sudah berdagang di lokasi ini sejak 1976 ini tak tahu pasti apa yang akan dibangun di sini. Namun, Rima kecewa karena dia dan puluhan pedagang lainnya diminta pindah tanpa solusi.

"Kami enggak dikasih penampungan. Ini kan tempat usaha kami," ujarnya.

Dia dan teman-temannya pun mengaku kebingungan. Belum ada tempat usaha baru dan bingung barang-barangh di dalam rukonya mau dikemanakan.

"Sementara dibawa ke rumah dulu. Numpuk pasti," keluhnya.

"Mungkin kami akan ketemu PD Pasar Jaya buat minta solusi soal ini. Kami kan rutin juga membayar sewa," tandasnya.

Lebih tertata dan rapi

Pasar Benhil akan diremajakan bangunannya oleh PD Pasar Jaya. Atas rencana tersebut, Fariz Novianto,26, seorang warga yang tinggal di kawasan Benhil pun ikut mendukung hal tersebut. Dia mendukung agar pasar bisa memiliki kondisi yang jauh lebih baik.

"Mudah-mudahan lebih baik, jadi bagus ajah lah, wajah lama diganti wajah baru," kata Fariz di pasar Benhil, Minggu (30/8).

Fariz pun berharap, jika bangunan pasar tradisional baru sudah jadi. Bisa lebih memiliki tempat yang tertata serta rapih.

"Harapannya lebih rapih dan tertata dari keadaan yang sebelumnya. Soalnya ini kan ada di pinggir jalan juga lokasinya," harapnya.

Sebelumnya Direktur Utama PD Pasar Jaya Luthfi Rahman? mengatakan bahwa wajah baru pasar Benhil akan memiliki fasilitas baru untuk pengunjung, yaitu tersedianya lahan parkir yang luas.

"Sekitar 1500 tempat parkir akn disediakan nanti di gedung baru, karenakan lokasinya di pinggir jalan, supaya tertata rapih juga," paparnya. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya