Wacana untuk menghapus bus sekolah dari jalanan di DKI Jakarta rasanya tidak akan terlaksana. Bus sekolah dianggap masih dibutuhkan oleh siswa.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andriansyah menegaskan jika wacana bus sekolah dihilangkan akan terasa disayangkan. Dia lebih memilih untuk menajamkan sosialisasi kepada siswa mengenai bus sekolah.
"Saya lihat kalau bus sekolah dihapuskan sangat disayangkan. Ini kan karena sosialisasinya saja yang tidak tajam. Sehingga siswa tidak tahu rutenya," kata Andri di Kantor Dishub Jakarta, Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (5/8).
"Itu (sosialisasi) lah nanti yang akan kita perbaiki. Caranya, bisa kerja sama dengan lurah, camat, RT/RW. Serta bisa juga dengan menyebarkan brosur ke sekolah-sekolah," lanjut dia.
Selain itu, Dishub juga meminta Pemprov DKI agar bisa lebih mengenalkan bus sekolah dengan menggunakan media sosial semisal Facebook atau Twitter. "Jadi, tolong sosialisasinya dipertajam," katanya.
Bus sekolah ini juga nantinya bisa terintegrasi dengan program Kartu Jakarta Pintar (KJP). Para siswa yang memiliki KJP bisa menyambung ke bus TransJakarta tanpa dipungut biaya.
"Seumpamanya setiap siswa punya KJP kan dia bisa naik TransJakarta gratis. Nanti rute bus sekolah yang bersinggungan dengan TransJakarta kita ubah sebagai pengumpan. Jadi, bus sekolah bermanfaat dan TransJakarta juga bermanfaat.
Saat ini DKI baru memiliki 174 unit bus sekolah. Dari 174 unit, sejumlah 34 unit bus sudah tidak dipakai, karena umurnya sudah cukup tua. Lalu, ada 140 bus yang sudah uji kir, di mana hanya 10 yang tidak lolos.
Bus sekolah ini juga terbagi dalam dua kategori; bus besar dan mobil sejenis elf. Jumlahnya, untuk bus besar ada 95 unit dan elf 45 unit. Untuk bus besar sudah melayani 15 rute, sementara untuk jenis elf menyisir 8 zonasi.
Seandainya bus sekolah sosialisasi serta pembenahannya sudah baik, Andri yakin jika jumlah penumpang bus sekolah dapat naik. "Target kita itu sehari 35.000 penumpang, tapi saat ini baru 19.000. Tapi, saya yakin kalau sosialisasi bagus pasti bisa mencapai target," tandas dia. (Q-1)