DKI Kembangkan Industri Kerajinan Tangan

Putri Anisa Yuliani
05/8/2015 00:00
 DKI Kembangkan Industri Kerajinan Tangan
(ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi DKI Jakarta, Veronica Tan ingin agar Ibu Kota dapat mengembangkan industri rumahan di bidang kerajinan tangan. Kerajinan tangan yang ingin ia kembangkan khususnya di bidang batik.

Menurut istri Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tersebut, motif batik DKI saat ini hanya terpaku pada motif Ondel-ondel, Monumen Nasional (Monas), rumah adat Betawi dan gerobak ketoprak. Meskipun Veronica sadar tidak ada yang mampu menyaingi keberagaman motif batik Jawa, ia tetap ingin potensi-potensi kekhasan DKI bisa diangkat melalui batik.

Potensi batik motif baru itupun akan turut dikembangkan bersama para perancang busana melalui peresmian Galeri Dekranasda DKI Jakarta yang bertempat di Balaikota DKI Gedung Blok G.

Peresmian galeri ini kata Veronica dihelat secara meriah agar bisa menarik minat perusahaan. Sebab, dalam mengembangkan industri kerajinan, ia tidak memungkiri salah satu faktor yang paling dibutuhkan selain tenaga ahli adalah pendanaan.

"Jadi kita buat galeri supaya orang bisa melihat hasil kerajinan pengrajin kita. Bisa beli, ada penghasilan bagi pengrajin dan menjadi pecutan ekonomi dia semakin maju dan berkembang. Perusahaan bisa masuk untuk bantu kami juga kembangkan ini," kata Veronica di Balaikota, Rabu (5/8).

Dalam mengembangkan industri kerajinan ini, Veronica berencana memberdayakan para ibu penghuni rumah susun. Sebab, kerajinan membatik selain bisa melestarikan budaya juga dapat menambah pemasukan rumah tangga.

Lokasi galeri sendiri dipilih di salah satu sudut di lantai dasar Blok G Balaikota karena ruang tersebut tidak terpakai. Selain itu, Balaikota cukup ramai dikunjungi masyarakat maupun pejabat yang hadir untuk mengurus berbagai keperluan. Belum lagi banyaknya pegawai negeri sipil yang berkantor di Balaikota membuat lokasi galeri ini cukup strategis tapi tetap tidak mengganggu fungsi gedung perkantoran.

Peresmian pun turut dihadiri oleh istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla yang juga menjabat sebagai ketua Dewan Kerajinan Nasional. Mufidah menyatakan sangat senang dengan keaktifan pemprov DKI dalam memajukan kerajinan daerah khusunya batik DKI Jakarta. Ia pun ingin agar langkah Dekranasda DKI dapat ditiru oleh Dekranas daerah lainnya.

"Pemprov DKI memang sangat aktif dalam tiga tahun belakangan ini mengembangkan kerajinan daerah khususnya batik. Saya sangat senang. Kami di nasional akan mencoba membantu agar bisa terus berkembang dan ditiru di daerah lainnya," kata Mufidah.

Dalam peresmian galeri, Dekranasda DKI jiga turut memperkenalkan motif-motif batik baru yang diperlihatkan melalui peragaan busana. Motif tersebut antara lain, salak condek, nona makan sirih kuning yang ditampilkan dalam busana oleh desainer Riana Kesuma, bunga kerak nasi, bunga tapak dara. Selain itu ada motif bunga melati gambir, bunga kembang teleng, dan bunga bungur. Sementara motif bunga flamboyan disajikan melalui busana rancangan Rumah Batik Chic bertemakan Flamboyan Cinta Jakarta.

Sementara motif fauna yang baru diluncurkan yakni burung elang bondol, bulus, kupu-kupu, dan burung kipasan belang. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya