Tersangkut Narkoba, Polri Tangkap Cucu Mantan Menko Ekuin
Aedy Azeza Ulfi/Lukman Diah Sari
03/8/2015 00:00
(Illustrasi Dok)
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri menangkap cucu mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri (Ekui) Radius Prawiro. Direktur IV Mabes Polri Brigjen Anjan Pramuka membenarkan soal penangkapan itu.
"Kami membenarkan penangkapan terhadap Saudara Reza Alexander (25) beserta dua temannya Minggu (2/8)," ujar Anjan kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (3/8). Anjan mengatakan penangkapan terhadap Reza berawal dari penangkapan terhadap lelaki bernama Kubil pada Sabtu (1/8) dinihari. "Pada Sabtu dini hari kita tangkap saudara Kubil. Sabu kurang lebih hampir 5 gram dan ganja 15 gram. Lalu kita kembangkan lagi, kita tangkap saudara Alexander di Dharmawangsa dan kita dapatkan sabu," papar Anjan.
Ketika dikonfirmasi mengenai identitas Reza sebagai cucu mantan Menteri Ekui, Anjan berkomentar. "Jangan dikait-kaitkan dengan itu. Kakeknya baik kok, cucunya saja yang bandel," pungkasnya. Aparat Kepolisian menangkap tiga orang karena menggunakan narkoba dan memiliki senjata api, yakni, RE, RU, dan AR. Mereka ditangkap pada Minggu 2 Agustus. Terkait penangkapan itu, polisi menemukan paket sabu dan ganja di salah satu hotel.
Kemudian, polisi menggeledah kediaman RE di Taman Darmawangsa, Jakarta Selatan. Di sana, polisi menemukan alat isap sabu dan kantong kecil berisi sabu. Penggeledahan dilanjutkan ke salah satu apartemen mewah dan menemukan tiga pucuk senjata, amunisi, dan alat isap sabu.
Dari hasil tes urine, semua yang ditangkap dinyatakan positif. Kini ketiganya sedang menjalani pemeriksaan. Di tempat terpisah, Kabareskrim Komjen Budi Waseso mengatakan pihaknya berangkatkan tiga tim ke LP, guna mengusut lebih dalam temuan sabu dan ganja saat penggeledahan pesta narkoba yang diduga dilakukan oleh cucu mantan Menko Ekuin Radius Prawiro itu.
"Hari ini saya berangkatkan tim ke salah satu Lapas untuk mengungkap jaringan ini," jelas Budi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (3/8). Jenderal bintang tiga itu mengatakan guna mengungkap jaringan sabu yang ditemukan saat penggerebekan pesta narkoba tersebut, penyidik bakal diterbangkan ke salah satu LP. Namun, dia masih enggan mengungkap lokasi LP tersebut.
"Nanti. Karena peredaranya juga berkaitan dengan melibatkan Lapas," ucapnya. Pria yang karib disapa Buwas itu berujar kelak segera dibuka jaringan narkoba yang melibatkan Reza itu. Untuk saat ini, pihaknya lebih fokus menelusur jaringan di dalam negeri lebih dulu.
"Nanti kita buka jaringannya, ditelusuri. Sekarang di Indonesia dulu. (Reza pengedar) Nanti dari hasil pembuktian penyidik," tukasnya. Dibeberkan dia, sebanyak tiga tim diberangkatkan hari ini Ke LP tersebut. Belum jelas, LP mana yang didatangi tim besutan Buwas guna mengungkap jaringa narkoba tersebut. "Ini kan pengembangan. Tiga tim yang saya gerakkan, bisa mendapat penjelasan rangkaian jaringan narkoba itu," bebernya. (Q-1)