Bayi Berusia Satu Hari Ditemukan dalam Parit

Gana Buana
30/7/2015 00:00
 Bayi Berusia Satu Hari Ditemukan dalam Parit
(MI/grafik)
Warga Perumahan Pondok Timur Indah 1, Bekasi, Jawa Barat, dikejutkan dengan penemuan sesosok bayi tak bernyawa, Kamis (30/7) pagi.

Bayi tersebut ditemukan di dalam sebuah parit di depan Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), di Jalan Raya Pondok Timur, Blok G, RT002/07, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan.

Arisman,70, penjaga Sekolah TK Putri Kembar menyampaikan bayi tersebut pertama kali ditemukan olehnya saat sedang membersihkan sekolah. Namun, saat hendak menyapu area pekarangan rumah, dia menemukan sebuah kantung plastik putih dalam sebuah parit.

"Saya lihat plastik putih bekas belanjaan di dalam parit (got), karena saya pikir sampah, mau saya ambil untuk dibuang," ujarnya.

Arisman berkata sempat mengintip bungkusan plastik tersebut dengan landasan penasaran. Sebab, saat hendak digeser menggunakan gagang sapu, bungkusan tersebut terasa berat.

Ketika itu, ia pun mengaku melihat jari-jari kecil ada di dalam plastik tersebut. Terlebih, saat didekati, jari tersebut terlihat seperti jari kaki bayi.

"Saya kaget, kok mirip jari anak bayi, langsung saja saya lapor pak RT setempat," ujarnya.

Eton,45, pengurus RT setempat mengaku, setempat tak percaya saat menerima laporan dari penjaga TK Putri Kembar tentang penemuan bayi di dalam parit. Sebab, selama ini lingkungannya terkenal cukup aman.

"Saya sempat tidak percaya, makanya saya suruh Pak Arisman panggil bapak-bapak lainnya sebagai saksi," lanjut dia.

Tak lama kemudian, Arisman dan Eton kembali menuju lokasi kejadian bersama beberapa pengurus RT. Mereka pun memastikan isi plastik yang diduga berisikan bayi. Namun benar saja, saat plastik dibuka sesosok bayi mungil tak bernyawa ditemukan di dalam plastik berwarna putih.

Penemuan mayat bayi ini sempat mengundang perhatian warga. Pengurus RT setempat pun segera melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib.

Selang 15 menit kemudian, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Tambun Selatan pun mendatangi lokasi. Mayat sang bayi langsung diangkat dari dalam parit.

Kepala Polsek Tambun Selatan, Komisaris Ali Zusron menyampaikan, mayat bayi dengan berat 2,5 kilogram itu berjenis kelamin perempuan. Diperkirakan, sang bayi berusia tak lebih satu hari.

Lebih jauh, Ali berkata, diduga, sang bayi dibuang oleh pihak yang tak bertanggung jawab pada Kamis (30/7) dini hari. Hal ini dibuktikan dengan bekas ari-ari yang masih menempel di pusar sang bayi.

Bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh penjaga sekolah TK pada pukul 06.30 pagi. Sang bayi ditemukan dalam sebuah kantong plastik berbalutkan kain piyama berwarna pink. Mayat bayi perempuan tanpa identitas tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Mabes Polri, Keramat Jati, Jakarta Timur, untuk diautopsi.

Sementara, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut. Beberapa saksi mata telah dimintai keterangan. Saat ini, pihaknya masih menunggu rekaman Circuit Close Television (CCTV) yang terletak tak jauh dari lokasi penemuan mayat.

"Ada CCTV namun milik warga, sedangkan pemiliknya sedang tak ada ditempat, kita lagi tunggu hasil rekaman untuk mengumpulkan bukti lainnya," tukas dia. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya