Jumlah Penumpang Transjakarta Berkurang, Ini Penyebabnya
Intan Fauzi
16/6/2015 00:00
(MI/Susanto)
DEWAN Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mencatat adanya penurunan jumlah penumpang bus Transjakarta. Pada periode Januari-April 2014, jumlah penumpang bus Transjakarta mencapai 37.311.150 orang dengan kilometer tempuh 12.345.848 Km, sedangkan periode yang sama tahun 2015 total penumpang sebanyak 34.154.686 dengan jumlah kilometer 10.723.144 Km.
Menurut Ketua DTKJ, Ellen Tangkudung, ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah penumpang bus Transjakarta menurun secara signifikan. Pertama, karena waktu tunggu bus di halte kian lama.
“Ada beberapa penyebab. Yang pertama memang secara pelayanan itu masyarakat merasakan bahwa waktu tunggu di halte lebih lama sekarang, jadi khawatir seperti busnya kurang,†kata Ellen di Kantor DTKJ Jakarta, Senin (15/6).
Selanjutnya dikarenakan oleh jalur busway yang tidak steril sehingga bus Transjakarta sulit melintas. Yang mana para penumpang berharap dapat lekas sampai ke tempat tujuan, karena jalur tidak steril waktu tempuh jadi lebih lama.
“Kedua, banyak jalur yang tidak steril jadi waktu tempuh jadi lebih lama. Harusnya 40 menit sampai, sekarang lebih lama, jadi orang merasa ‘ah lebih baik pakai sepeda motor atau kendaraan pribadi’ daripada transportasi umum,†ungkap Ellen.
Terakhir, penumpang yang hanya sekali-kali menggunakan bus Transjakarta harus membayar seharga Rp 40ribu. Jumlah tersebut dinilai cukup tinggi jika hanya untuk sekali pakai.
“Kemudian satu lagi, kemungkinan juga karena e-ticketing ternyata tidak single trip seperti di kereta, jadi banyak orang mungkin tidak selalu menggunakan Transjakarta sekali beli harus bayar Rp 40 ribu,†jelas Ellen.
Transjakarta, pada awal perjalanannya, memang dipercaya sebagai projek transportasi yang dapat mengurai kemacetan di Jakarta. Namun, tetap saja jika pelayanan masih kurang mumpuni, banyak masyarakat yang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi.
Sementara itu, survei yang dilakukan oleh Institut Studi Transportasi (Instran) terhadap pengguna bus Transjakarta sejak 2004 menunjukkan bahwa daya tarik utama bus Transjakarta ialah daya tempuhnya yang cepat.
“Berdasarkan beberapa kali survey, sejak 2004, selalu menunjukkan bahwa salah satu daya tarik utama Transjakarta Busway adalah waktu tempuhnya yang pasti dan lebih cepat,†kata Ketua Instran Darmaningtyas.
Namun, daya tarik tersebut kian lama kian sirna. Waktu tunggu kedatangan dan waktu selama di perjalanan menghabiskan banyak waktu.
“Ketika warga naik Transjakarta juga macet, maka Transjakarta Busway kehilangan daya tariknya dan dan otomatis jumlah penumpangnya menurun,†lanjut pria lulusan Filsafat UGM itu.
Dibuktikan dengan data yang ditemukan oleh Dewan Transportasi Kota Jakarta soal penurunan jumlah penumpang bus Transjakarta. Pada periode Januari-April 2014, jumlah penumpang bus Transjakarta mencapai 37.311.150 orang dengan kilometer tempuh 12.345.848 Km, sedangkan periode yang sama tahun 2015 total penumpang sebanyak 34.154.686 dengan jumlah kilometer 10.723.144 Km. (Q-1)