Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
INDIA sukses memecahkan rekor dunia dengan meluncurkan 104 satelit dalam satu roket ke orbit, Rabu (15/2). Rekor peluncuran satelit paling banyak dalam sekali jalan itu diperoleh setelah mereka mengalahkan rekor Rusia yang meluncurkan 39 satelit dalam misi tunggal pada Juni 2014. "Dengan tulus saya ucapkan selamat untuk kesuksesan tim ISRO," tutur Direktur Space Research Organisation India (ISRO) Kiran Kumar kepada hadirin yang berkumpul di observatorium untuk memantau kemajuan misi Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV). Ini misi sukses ke-39 bagi organisasi yang dikenal sebagai 'pekerja keras antariksa' India itu.
Pada 2015 misi PSLV juga meluncurkan 23 satelit ke angkasa luar. Para ilmuwan ISRO sempat duduk terpaku saat menyaksikan kemajuan roket di monitor sampai pelepasan terakhir yang dilakukan di pelabuhan antariksa di Sriharikota Selatan. Sorak kemenangan pun terdengar meriah setelah Kumar mengumumkan semua satelit meluncur sesuai dengan rencana.
Perdana Menteri India Narendra Modi juga mengucapkan selamat dengan segera kepada para ilmuwan untuk kesuksesan peluncuran yang mengalahkan Rusia. "Prestasi luar biasa ini menjadi momen membanggakan lainnya untuk komunitas saintifik antariksa dan bangsa," kata Modi lewat Twitter.
Roket meluncur pada pukul 09.28 waktu setempat dan melaju pada kecepatan 27 ribu km per jam lalu melepaskan 104 satelit ke orbit dalam waktu sekitar 30 menit. Kargo utama roket bermuatan 714 kilogram satelit untuk observasi bumi.
Namun, roket juga berisi 103 satelit nano dengan berat gabungan 664 kilogram. Satelit nano terkecil beratnya hanya 1,1 kg. Hampir semua satelit nano berasal dari negara lain, termasuk Israel, Kazakhstan, Swiss, dan 96 dari Amerika Serikat. Sekitar 90 satelit dari sebuah perusahaan berbasis di San Francisco, Planet Inc, masing-masing beratnya sekitar 4,5 kilogram.
Hanya ada tiga satelit milik India. Satelit-satelit itu akan mengirimkan gambar bumi dari angkasa luar. ISRO juga sedang mempertimbangkan ide misi ke Jupiter dan Venus seiring dengan bisnis menempatkan satelit komersial ke angkasa luar yang sedang tumbuh. Kebanyakan satelit perusahaan telepon, internet, serta negara-negara lain mencari komunikasi berteknologi tinggi yang luas. Prestasi lain, program angkasa luar India juga terkenal lebih hemat.
Salah satunya mengirim roket tak berawak ke orbit Mars pada 2013 dengan biaya hanya US$73 juta ketimbang misi Maven Mars NASA yang mengeluarkan dana US$671 juta. India mengukir reputasi sebagai pilihan murah tepercaya, mengandalkan keterampilannya, JUGAAD, yakni menciptakan solusi alternatif yang murah. Para ahli mengatakan kredibilitas India banyak berasal dari kesuksesan peluncuran pengorbit Mars. Itu membuat mereka unggul atas para pesaing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved