Gedung Putih Rayu Warga Beli Produk Ivanka

AFP/Haufan Hasyim Salengke/I-3
11/2/2017 09:30
Gedung Putih Rayu Warga Beli Produk Ivanka
(ejalan kaki melintas di depan iklan produk Ivanka Trump di Hotel Willard Intercontinental, Washington, AS. Kamis (9/2). -- AFP Photo/Brendan Smialowski)

“AYO beli produk Ivanka,” ujar Kellyanne Conway, penasihat terkemuka Gedung Putih kepada para pembeli Amerika Serikat (AS), Kamis (9/2) waktu setempat.

Pernyataan Conway tersebut hanya selang sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengkritik tajam sebuah jaringan toko yang menyingkirkan busana-busana produk perusahaan putrinya.

“Aku memang benci berbelanja,” kata Kellyanne Conway kepada jaringan Fox dalam sebuah wawancara televisi. “Tapi aku akan pergi membeli beberapa produk untukku hari ini.”

“Sungguh merek yang sangat bagus,” tambah Conway yang seakan telah berubah profesi menjadi marketing produk.

Masalahnya, sebagai pejabat negara, Conway justru merayu para penggemar belanja di Amerika untuk membeli produk milik Ivanka Marie Trump.

Sebelumnya, Trump lewat sebuah cicitan melabrak jaringan toko, Nordstrom, yang telah menyingkirkan produk anaknya dari rak-rak mereka.

Pria berambut jambul pirang tersebut mengatakan,“Ivanka telah diperlakukan begitu tidak adil.”

Nordstrom menjadi jaringan toko kelima yang tak lagi menjual pakaian produksi Ivanka Trump. Alasan untuk tidak memajang produk milik putri presiden baru AS tersebut karena para pembeli memang tak begitu suka dan tak laku dijual.

Seorang senator Demokrat pun bereaksi dan menyebut unggahan itu ‘tidak pantas’.

Bahkan, mantan pimpinan urusan etika Gedung Putih mengatakan tindakan Trump tersebut ‘memalukan.’
Kontroversi itu muncul setelah ajakan boikot warga ‘Negeri Paman Sam’ atas semua produk Ivanka Trump. Para pegiat mengampanyekan gerakan tersebut dengan hashtag #Grabyourwallet.

Dalam kampanye tersebut, warga AS yang suka belanja diserukan agar tak melupakan pernyataan Trump pada 2005 tentang tubuh perempuan dan tindakan pelecehan.

Tokoh Demokrat, Elia Cummings, dan tokoh Republik, Jason Chaffetz, yang keduanya anggota parlemen di komite pengawasan dan reformasi pemerintah mengungkapkan kecewa terhadap tindakan Conway.

“Laporan Conway jelas melanggar prinsip etika bagi karyawan federal dan tidak dapat diterima,” demikian pernyataan bersama anggota Kongres.

“Apa yang dia (Conway) lakukan sungguh salah, salah, salah,” kata Chaffetz di akun Twitter. Dia menjelaskan dirinya akan melayangkan surat resmi kepada Gedung Putih atas tindakan Conway. (AFP/Haufan Hasyim Salengke/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya