Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
GERILYAWAN komunis di Filipina melancarkan serangan dan menculik tiga warga desa, termasuk seorang polisi. Pemberontak juga melakukan aksi pembakaran peralatan konstruksi dalam serangan terbaru tersebut.
Mereka mengutuk Presiden Rodrigo Duterte sebagai ‘penjahat kejam yang berbicara ganda’ karena mengakhiri pembicaraan damai.
Pejabat militer mengatakan tentara sedang memburu para penyerang.
Sekitar 60 orang, diduga pemberontak kelompok Angkatan Bersenjata Rakyat Baru (NPA), menculik tiga orang dan membakar peralatan konstruksi, kemarin, di Kota Talakag, Provinsi Bukidnon, selatan Filipina.
Kepolisian mengatakan para pemberontak juga membakar dua truk yang mengangkut bijih tembaga di kota pegunungan utara Itogon itu, tetapi tidak sampai membahayakan pengemudi.
Duterte menghapus gencatan senjata dan menyampingkan pembicaraan pemerintah Filipina dengan pemberontak pada pekan lalu setelah gerilyawan mengabaikan gencatan senjata mereka sendiri.
Selain itu, pemberontak juga membunuh enam tentara dan menculik dua orang lain dalam aksi terbaru selama mengangkat senjata melawan pemerintah dalam 48 tahun terakhir.
Pemberontak komunis, Rabu (8/2), mengatakan mereka akan melancarkan serangan militer berskala penuh seperti di masa lalu dan yakin mereka akan mampu menghadapi ‘perang habis-habisan’ seperti yang dikumandangkan pemerintah.
Komentar itu datang setelah pembicaraan untuk menyelesaikan pemberontakan hampir 50 tahun diakhiri Presiden Duterte.
“Perang habis-habisan bukan hal yang baru bagi kita. Gerakan pemberontakan telah menghadapi dan berhasil mengatasi mereka (tentara pemerintah) sebelumnya,” ujar Cleo del Mundo, juru bicara NPA Apolonio Mendoza Command, di Provinsi Quezon, dalam sebuah wawancara daring, Rabu (8/2), seperti dilansir Inquirer.
Del Mundo mengatakan gerilyawan komunis, khususnya di Quezon, telah mempersiapkan diri untuk menghadapi serangan baru selama enam bulan terakhir selama gencatan senjata yang goyah antara pemerintah dan NPA.
“Kami telah siap dengan pijakan tempur konstan menghadapi kemungkinan serangan musuh,” tegas Del Mundo. (AFP/Hym)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved