Pemerintah dan ELN Bahas Perdamaian

08/2/2017 03:00
Pemerintah dan ELN Bahas Perdamaian
(AFP PHOTO / Daniel Martinez)

Kolombia memulai pembicaraan damai dengan Natio­nal Liberation Army (ELN), kelompok pemberontak terakhir yang masih aktif, di Quito, Ekuador, Selasa (7/2). Presiden Juan Manuel Santos yang meraih Nobel Perdamaian pada Oktober lalu sangat optimistis perundingan memberikan hasil yang diharapkan. “Konflik ini akan berakhir,” ungkapnya saat membuka pertemuan puncak pemenang Hadiah Nobel Perdamai­an di Bogota, Kamis (2/2).

“Negosiasi terbuka anta­ra pemerintah Kolombia dan ELN akan mendorong kita mencapai perdamaian penuh,” sambungnya. Konflik yang berlangsung di era Perang Dingin itu telah membunuh lebih dari 260 ribu orang dan 60 ribu lainnya hilang, serta merupakan konflik bersenjata terakhir di wilayah Amerika. Namun, para ahli memperingatkan ELN akan menjadi rekan negosiasi yang lebih keras daripada FARC. Mereka yakin kesepakatan tidak akan tercapai hingga masa jabatan Presiden Juan Manuel Santos berakhir pada tahun depan. (AFP/Ire/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya