Ratusan Orang Tunjukkan Solidaritas

(AFP/Hym/I-1)
07/2/2017 04:00
Ratusan Orang Tunjukkan Solidaritas
(AFP PHOTO / Alice Chiche)

RATUSAN orang melawan salju dan cuaca dingin di Kota Quebec, Kanada, Minggu (5/2), untuk menghormati enam orang yang ditembak mati sepekan sebelumnya ketika mereka sedang salat di masjid setempat. Massa mengusung spanduk bertuliskan ‘No to islamophobia, yes to peace’, ‘Open your heart’, dan ‘No to terrorism’. Banyak dari peserta aksi berasal dari komunitas muslim.

Pawai tersebut dimulai tidak jauh dari masjid yang merupakan lokasi penembakan, di Laval University, tempat terduga pelaku pembunuh­an menimba ilmu, sebelum melanjutkan aksi ke majelis nasional Provinsi Quebec. Dalam balutan suasana so­lidaritas, penyelenggara memasangkan demonstran muslim dan nonmuslim selama prosesi aksi. Mohamed Yangi, presiden dari Pusat Kebudayaan Islam Quebec, tempat masjid itu terletak, mengatakan pawai memberikan kesempatan untuk menunjukkan bahwa Quebec bersatu. Ia mengatakan ia ingin bekerja sama dengan para pemimpin politik untuk membantu menghilangkan pesan kebencian.

Politisi Kanada, yang di­pim­pin Perdana Menteri Justin Trudeau, mengecam kata-kata atau tindakan yang menargetkan muslim. Para korban yang tewas termasuk 2 warga Aljazair, 1 warga Tunisia, 1 warga Ma­roko, dan 2 warga Guinea. Semua memegang kewarganegaraan Kanada juga. Perdana Menteri Justin Tru­deau menyebut serangan itu sebagai insiden terorisme. Tersangka, Alexandre Bisson­nette, 27, menyerahkan diri ke polisi dan didakwa dengan enam pembunuhan dan lima percobaan pembunuhan. (AFP/Hym/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya