Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
"Kami harus memperjuangan untuk mencari kedamaian dan keadilan sosial. Kami ingin mengakhiri kekerasan dan rasisme ini," kata Tawakkul Karman, seorang jurnalis asal Yemeni yang meraih Nobel Perdamaian pada 2011, seperti dikutip Reuters, Kamis (2/2).
"Kita tidak bisa mengisolasi muslim hanya karena agama mereka berbeda, Tuan Trump," tambahnya. Sekitar 30 peraih Nobel Perdamaian tersebut menghadiri sebuah acara yang digelar dua hari ini.
Sementara itu, mantan Presiden Kosta Rika Oscar Arias yang meraih penghargaan Novel pada 1987 mengatakan, saat ini dunia tengah melihat pimpinan dari negara demokrasi terbesar yang tidak menghargai kemanusiaan. Arias mengaku khawatir dengan perkembangan xenophobia dan kebencian di Amerika Serikat.
Sedangkan, pengacara dari Iran, Shirin Ebadi yang memenangkan Nobel pada 2003 mengkritik Trump yang menyebut orang-orang dari negaranya "teroris", sementara itu, aktivis Amerika Serikat Jody Williams, peraih Nobel 1997 menyebut Trump "rasis dan seksis".
Presiden Kolombia Juan Manuel Santos yang meraih Nobel Perdamaian pada tahun lalu bahkan tidak menyebutkan nama Trump pada pidatonya. Namun, dia mengatakan, retorika tentang terorisme, perang, diskriminasi, dan imigran harus diubah.
Trump meneken perintah eksekutif yang melarang imigran dari tujuh negara mayoritas muslim masuk ke AS hingga 90 hari ke depan. Ketujuh negara itu yakni Suriah, Iran, Irak, Yaman, Sudah, Somalia, dan Libya.
Para tokoh dan pemimpin dunia mengecam kebijakan Trump ini. Kebijakan itu dinilai sebagai pemecah belah, tidak berdasar, menghina dan diskriminatif.(OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved