Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIDAKNYA 8 orang tewas dan 50 lainnya terluka dalam ledakan bom dan serangan terhadap sebuah hotel di ibu kota Somalia, Mogadishu, Rabu (25/1). Empat penyerang juga terbunuh dalam baku tembak dengan aparat keamanan yang mengepung hotel tersebut.
Serangan terjadi di Hotel Dayah. Saat itu sejumlah anggota parlemen tengah menginap di hotel. Menurut Menteri Keamanan Somalia, Hotel Dayah memang kerap digunakan para pejabat pemerintah. Kelompok Al-Shabab mengklaim serangan tersebut melalui radio daring, Andalus.
Tamu hotel yang selamat menggambarkan situasi saat serangan terjadi sangat kacau. Untuk menyelamatkan diri dari serangan kelompok yang berafiliasi dengan Al-Qaeda itu, banyak penghuni hotel bersembunyi di kolong tempat tidur atau melompat keluar dari jendela gedung berlantai empat itu.
“Mereka menendang pintu-pintu kamar di bawah dan untuk berpura-pura menjadi tim penyelamat yang meminta penghuni kamar keluar (hanya) untuk membunuh mereka,” ungkap tetua tradisional, Hassan Nur yang berpartisipasi dalam pemilihan anggota baru parlemen.
Dia mengatakan dua tetua klan terkenal itu termasuk korban yang tewas dalam penyerangan hotel itu.
Serangan ke hotel didahului dengan ledakan bom bunuh diri dengan bom mobil di gerbang hotel. Setelah berada di dalam hotel, para penyerang mulai menembaki. Setelah ledakan pertama, satu mobil lagi meledak sehingga menewaskan dan melukai sejumlah orang yang berkerumun di dekat lokasi ledakan pertama.
“Puluhan orang termasuk anggota parlemen masih ada dalam Hotel Dayah saat serangan pagi itu,” jelas polisi senior Kapten Mohamed Hussein sembari menambahkan suara tembakan senjata api kelas berat terdengar dari dalam hotel.
Ledakan itu menyebabkan pusat perbelanjaan terdekat terbakar dan puluhan orang membantu menyelamatkan barang-barang.
Al-Shabab biasanya menyerang hotel dan ruang-ruang publik lainnya yang kerap dikunjungi pejabat pemerintah dan luar negeri. Kelompok afiliasi Al-Qaeda Afrika Timur itu berjuang untuk memaksakan syariat Islam yang ketat di negeri ‘tanduk Afrika’ tersebut.
Serangan kali ini terjadi menjelang pemilihan presiden oleh anggota parlemen.
Pada Juni, serangan bersenjata terjadi di Hotel Nasa-Hablod, yang membunuh sekitar 14 orang. Dua minggu sebelumnya, pemberontak bersenjata membunuh 15 orang termasuk dua anggota parlemen di Hotel Ambassador. Kendati telah digulingkan dari sebagian besar benteng utamanya, Al-Shabab terus melakukan serangan gerilya mematikan di sebagian besar wilayah Somalia tengah dan selatan. (AP/Ire/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved