Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTEMPURAN hebat antara pasukan pemerintah Irak dan kelompok militan Islamic State (IS) terjadi di Kota Mosul, Irak, selasa (24/1). Kota Mosul adalah benteng terakhir dari kelompok yang dipimpin Abu Bakral-Baghdadi di wilayah Irak. Kelompok bantuan kemanusiaaan mengatakan sekitar 750 ribu warga masih terjebak dalam kota yang dikuasai kelompok IS tersebut. Pertempuran yang tengah berlangsung dikhawatirkan menelan korban warga sipil yang berada di Kota Mosul. Bersamaan serangan udara dari helikopter pasukan Irak di wilayah timur laut Rashidiya, ratusan warga sipil berjalan kaki meninggalkan daerah itu. Dua tentara Irak terluka akibat sebuah aksi bom bunuh diri.
Terkait dengan situasi di Kota Mosul, Koordinator Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Lise Grande mengatakan harga makanan dan barang-barang kebutuhan dasar melonjak signifikan. Pasokan air dan listrik juga sangat terbatas. “Kami berharap bahwa semuanya dapat dilakukan untuk melindungi ratusan ribu orang yang berada di seberang sungai di wilayah barat Mosul,” kata Grande dalam sebuah pernyataannya. “Kita tahu bahwa mereka berada pada risiko yang luar biasa dan kita mengkhawatirkan untuk kelangsungan hidup mereka,” tambah Grande soal nasib warga sipil Mosul.
Sebelumnya, 20 kelompok bantuan kemanusiaan internasional dan lokal melakukan tanda tangan bersama untuk meminta pihak-pihak yang bertikai melindungi warga sipil. Kelompok-kelompok yang bertikai dan bertempur juga diminta membuka akses untuk bantuan kemanusiaan bagi warga sipil yang masih terjebak di Mosul. Saat ini kondisi warga sipil mengkhawatirkan. Hingga kini, pasukan Irak yang dibantu pasukan Kurdi melancarkan operasi besar-besaran sejak Oktober lalu untuk merebut kembali Mosul.Pasalnya sejak 2014, kota tersebut dikuasai dan dikendalikan kelompok militan IS.
Pada awal Januari, pasukan Irak berhasil memukul mundur milisi IS dan menguasai wilayah timur Mosul. Sejauh ini, kota tersebut belum sepenuhnya dikuasai pasukan propemerintah. Kemenangan yang diraih pasukan Irak yang dibantu pasukan Kurdi tersebut dilaporkan juru bicara komando operasi gabungan Brigjen Yahya Rosool dari Rashidiya. Namun, komandan pasukan kontraterorisme Letjen Abdulghani al-Assadi mengatakan pergerakan pasukan Irak lambat karena banyak ranjau bom yang ditanam milisi IS. (AP/Ths/I-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved