PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah melepas jabatannya dari Trump Organization. Perusahaan yang bergerak di bidang investasi bisnis ini bakal dilanjutkan oleh putra Trump; Donald Trump Jr. dan Eric Trump.
Keputusan Trump ini sekaligus menjawab keraguan banyak pihak tentang sosok Trump yang nantinya ada kepentingan organisasi dia dalam menjalankan pemerintahan. "Dia telah mundur dari perusahaan, seperti yang dia katakan sebelum masuk Gedung Putih," ungkap Juru Bicara Gedung Putih, Sean Spicer, seperti dikutip Reuters, Senin (23/1).
Dilansir dari laman Wikipedia, Trump Organization bergerak di bisnis pengembangan properti, investasi, broker saham, penjualan dan pemasaran, hingga manajemen properti. Perusahaan ini juga mengembangan properti hunian, hotel, resor, dan lapangan golf di berbagai negara.
Perusahaan ini juga melibatkan 515 anak perusahaan dan badan hukum, dan 264 di antaranya bermerek Trump, serta 54 lainnya mencantumkan inisial Trump. Dengan portofolio di seluruh Amerika Serikat dan dunia, Trump Organization terjun di berbagai sektor, termasuk properti, perhotelan, hiburan, media, manajemen model, ritel, jasa keungan, makanan dan minuman, jasa helikopter, dan kontes kecantikan.
Trump Organization juga telah melakukan divestasi dari beberapa properti yang masih menggunakan merek Trump. Misalnya, pada Februari tahun lalu, perusahaan ini menjual sahamnya di Trump Entertainment Resorts, Trump Taj Mahal, Trump Plaza, dan Kasino Trump Marina di Atlantic City, New Jersey.(OL-4)