Trump Sesumbar Mengembalikan Kejayaan Amerika

Indah Hoesin
20/1/2017 19:56
Trump Sesumbar Mengembalikan Kejayaan Amerika
((AP Photo/David J. Phillip))

BERBICARA di Lincoln Memoriam, Washington, Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyampaikan janjinya untuk membawa kembali negeri tersebut menuju persatuan.

"Kita akan menyatukan negeri kita. Kita akan membuat Amerika hebat untuk semua penduduk. Semua orang, semua orang, seluruh negara kita, termasuk kota-kota utama," ujar Trump dalam sambutan singkatnya di akhir konser inagurasi pada Kamis (19/1) malam waktu setempat, sehari sebelum pelantikan dirinya menjadi presiden AS.

"Kalian tidak akan dilupakan lagi. Kita akan mendapatkan lapangan kerja kita kembali. Kita tidak akan membiarkan negara lain mengambil lapangan kerja kita lagi. Kita akan membangun militer yang hebat," ujar Trump.

"Kita akan melakukan hal yang belum dilakukan untuk negeri ini selama beberapa dekade. Itu akan berubah. Saya berjanji," tambahnya.

Trump akan resmi menjadi Presiden AS ke-45 pada Jumat (20/1) dan memulai masa jabatannya selama empat tahun ke depan.

Sekitar 800 ribu orang akan berkumpul di National Mall, Washington untuk merayakan kemenangan seorang pria yang karier politiknya hanya 19 bulan namun telah menjungkirkan semua prediksi.

Ketika Trump mengumumkan pencalonan dirinya sebagai presiden pada Juni 2015, sejumlah pihak meragukan dan bahkan menghina dirinya. Namun sang miliader akan segera menempatkan tangannya di atas Alkitab milik Abraham Lincoln, melafalkan sumpah jabatan dan resmi menjadi orang paling kuat di bumi.

Pria 70 tahun tersebut akan menjadi orang tertua yang pernah menjabat di Oval Office, kantor kepresidenan AS. Miliader real estate tersebut juga akan menjadi presiden pertama yang sebelumnya tidak pernah bertugas di pemerintah atau angkatan bersenjata.

Sebelum resmi meninggalkan posisinya, Presiden AS, Barack Obama masih memiliki satu tugas untuk menjamu Trump dan istrinya, Melania di Gedung Putih pada Jumat (20/1) pagi waktu AS.

Kemudian kedua presiden dan keluarganya akan melakukan perjalanan empat kilometer ke Pennyslvania Avenue untuk melangsungkan upacara pelantikan di Capitol.

Sebanyak tiga mantan presiden AS dan sejumlah pejabat juga akan menghadiri upacara tersebut termasuk lawannya dari Demokrat, Hillary Clinton.

Setelah dilantik Trump akan menyampaikan pidato paling penting dalam hidupnya yang menandai kepemimpinannya sebagai presiden baru AS. Kemudian Trump dijadwalkan menghadiri acara makan siang di Capitol sebelum kembali ke Gedung Putih dan memulai urusan pemerintahannya.

"Ini akan menjadi pernyataan yang sangat pribadi dan tulus tentang visinya bagi negara, dia (Trump) akan membahas apa artinya menjadi orang AS, tantangan yang kita hadapi," ujar juru bicara tim transisi Trump yang juga adalah sekretaris pers Gedung Putih, Sean Spicer. AFP/BBC/OL-2



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya