Pendukung Trump Penuhi Washington

AFP/Ihs/X-7
19/1/2017 06:41
Pendukung Trump Penuhi Washington
(Sejumlah perempuan bersama-sama membuat topi untuk digunakan dalam unjuk rasa memperjuangkan hak perempuan saat inagurasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump di New York, Selasa (17/1). -- AFP Photo/William Edwards)

PENGGEMAR atau pendukung Presiden terpilih Amerika Se­­rikat (AS) Donald Trump me­menuhi ibu kota negara, Washington, menjelang pelan­tikan sang presiden pada Jumat (20/1). Mereka tertarik untuk menjadi saksi Trump mengambil alih AS dan bersemanga­t bahwa presiden ke-45 AS itu akan membuktikan kritik terha­dapnya selama ini salah.

Salah satunya ialah Linda Cools, 50, yang datang dari Chi­cago ke Washington untuk menjadi saksi sejarah inagurasi kandidat favoritnya menjadi Pre­siden. “Saya sangat gembira. Ini akan sangat indah untuk melihat transisi baru, transisi damai yang tidak akan terjadi secara global,” ujarnya saat ber­belanja suvenir inagurasi Trump di dekat Gedung Putih.

Otoritas juga telah memagari tempat yang akan menjadi ru­­­te parade pertama, ketika 800 ribu orang diperkirakan berkumpul besok. Menurut Cools, rekonsiliasi harus menja­di urutan pertama ketika Trump menyampaikan pidato pelantik­annya dan mengakui pertarungan selama kampanye antara Trump dan Hillary Clinton telah memecah belah.

Pendukung Trump lainnya, Vasi Gaua, juga mengemukakan hal yang sama. Ia da­tang bersama suaminya dari San Bernardino, California. Gaua mengaku optimistis akan hari mendatang yang menjadi momen penyembuhan bangsa dan bukanlah protes.

Sementara itu, Nick Allen, se­orang pemilik usaha renovasi dari Columbia, Missouri, juga akan membawa keluarga besarnya menuju Washington.

“Negara ini butuh perubahan, sementara di saat yang sama itu harus menjadi presiden yang menarik,” ujar Allen.

Di sisi lain, di luar bangunan US Capitol, sejumlah pendukung Demokrat berdemonstrasi menolak hasil pemilihan November lalu. Bahkan setidaknya 50 anggota parlemen Demokrat telah mengumumkan mereka tidak akan menghadiri pelantik­an Trump. “Kami datang untuk inagurasi Clinton, tapi orang lain ini (Trump) yang terpilih,” ujar Angie Norton yang datang dari California Utara bersama anak dan ibunya.

Norton ialah pendukung Clinton yang telanjur membeli tiket menuju Washington karena berpikir Clinton pasti me­nang. Ia menegaskan kedatangannya akan dialihkan dengan memprotes Trump. (AFP/Ihs/X-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya