Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Filipina Rodrigo Duterte breaksi menanggapi sikap gereja katolik yang mengkritik keras dirinya terkait kebijakannya membunuh para penjahat narkoba. Dia meminta para Imam Katolik dan Uskup di Filipina untuk mencoba zat adiktif tersebut. Dia juga menuduh para pimpinan Gereja Katolik di Filipina tersebut 'munafik' karena mengkritik kebijakannya tersebut.
Duterte mengatakan para pastor di seluruh negeri yang juga menyadari luasnya masalah narkoba tidak mengerti kebijakannya tersebut. "Para Imam dan Uskup harus mengambil shabu untuk mencobanya. Saya sarankan satu atau dua dari uskup untuk mencobanya," kata Duterte, Rabu (18/1)
Duterte, yang sebelumnya juga dikritik karena memiliki banyak istri simpanan, juga mendiskreditkan pemimpin gereja dengan menuduh mereka melanggar sumpah selibat. "Kita sama, dengan dua, tiga istri. Jangan mulai. Semua munafik," katanya.
Duterte juga menuduh pemimpin gereja negara itu berupaya menggagalkan pameran publik sebuah film yang menceritakan tentang "homoseksualitas para imam." "Saya mengatakan kepada mereka, 'Mengapa menghentikannya? Ketika Anda mengekspos kelemahan Anda, Anda bebas untuk berteriak di mimbar," katanya. "Tapi kau membebaskan dirimu. Apa ini? '"
Duterte berbicara panjang lebar untuk mempertahankan kampanyenya terkait anti-narkoba selama kunjungannya ke sebuah rumah sakit di utara Filipina.
Sejauh ini polisi Filipina telah membunuh 2.250 tersangka narkoba sejak Duterte menjadi presiden dan 3.710 orang lainnya dibunuh oleh pelaku yang tidak dikenal.
Seperti diketahui, setelah selama berbulan-bulan diam, para pemimpin gereja akhirnya sekarang menyatakan sikapnya dan memimpin kampanye untuk melawan kebijakan Duterte. Gereja katolik seperti diketahui pernah memainkan peran kunci dalam penggulingan diktator Ferdinand Marcos pada 1986 dan presiden Joseph Estrada tahun 2001.
Sementara ini para pemimpin gereja mengatakan mereka tidak merencanakan untuk menggulingkan Duterte. Tuntutan mereka hanya untuk menghentikan pembunuhan. AFP/OL-2
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved