Kubu Pro dan Kontra Trump Penuhi Washington

Indah Hoesin
18/1/2017 18:53
Kubu Pro dan Kontra Trump Penuhi Washington
(AP/J. Scott Applewhite, File)

PENDUKUNG Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump memenuhi ibu kota negara, Washington menjelang pelantikan sang presiden pada Jumat (20/1) mendatang. Mereka ingin menjadi saksi sejarah Trump mengambil alih AS dan bersemangat jika Trump akan membuktikan kritikus yang menyerangnya selama ini.

Salah satunya adalah Linda Cools yang rela datang dari Chicago ke Washington untuk menjadi saksi sejarah inagurasi kandidat favoritnya menjadi Presiden AS ke-45.

"Saya sangat gembira. Ini akan sangat indah untuk melihat transisi baru, transisi damai yang tidak akan terjadi secara global," ujar perempuan 50 tahun tersebut ketika berbelanja suvenir inagurasi Trump di dekat Gedung Putih.

Otoritas setempat telah memagari tempat yang akan menjadi rute parade pertama, di mana sekitar 800 ribu orang diperkirakan berkumpul pada Jumat.

Menurut Cools, rekonsiliasi harus menjadi urutan pertama ketika Trump menyampaikan pidato pelantikannya dan mengakui pertarungan selama kampanye antara Trump dan Hillary Clinton telah memecah-belah bangsa.

"Saya pikir itu lebih dari yang datang bersama-sama dibandingkan terpisah," ujarnya.

Berbeda dengan Cools, Vasi Gaua yang datang bersama suaminya menempuh perjalanan dari San Bernardino, California untuk momen inagurasi Trump.

"Saya selalu menjadi penggemar Trump. Saya suka bagaimana dia maju dengan orang-orang," ujar Gaua.

Gaua juga menyampaikan rasa optimisnya akan masa depan AS.

Nick Allen, seorang pemilik usaha renovasi dari Columbia, Missouri juga akan membawa keluarga besarnya menuju Washington.

"Negara ini butuh perubahan," ujar Allen.

Sementara itu, di luar bangunan US Capitol, sejumlah pendukung Demokrat berdemonstrasi menolak hasil pemilihan November lalu. Bahkan setidaknya 50 anggota parlemen Demokrat telah mengumumkan mereka tidak akan menghadiri pelantikan Trump.

"Kami datang untuk inagurasi Clinton, tapi orang lain ini (Trump) yang terpilih," ujar Angie Norton yang datang dari California utara bersama anak dan ibunya.

Norton adalah pendukung Clinton yang telah terlanjur membeli tiket menuju Washington karena berpikir Clinton pasti menang menjadi Presiden AS selanjutnya.

"Kami tidak akan membatalkan perjalanan ini, semuanya telah dibayar," ujarnya sambil menegaskan kedatangannya akan dialihkan dengan menggelar protes menentang Trump. AFP/AP/OL-2



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya