Bergurau Soal Bom, Dua WNI Ditahan di Jeddah

Irene Harty
18/1/2017 15:58
Bergurau Soal Bom, Dua WNI Ditahan di Jeddah
(Ilustrasi)

DUA jemaah umrah WNI (warga negara Indonesia) yakni UWD, 56, asal Jombang dan TKW, 50, asal Magetan yang bergurau soal bom kepada pramugari pesawat Royal Brunei, masih ditahan polisi Jeddah. Mereka kini dalam pendampingan KJRI Jeddah.

"Sudah ada SOP jika ada WNI bermasalah kita berikan pendampingan, baik untuk dua WNI maupun keluarganya di Jeddah. Tapi ini masalah hukum kita harus hormati proses hukum, ada proses penyelidikan yang bisa sampai pengadilan. Harapan kita tidak naik ke pengadilan," jelas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir atau Tata dalam press briefing di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Rabu (18/1).

KJRI Jeddah juga mengupayakan terus negosiasi dan diplomasi dengan jaminan ucapan kedua WNI itu hanya sekadar canda. Kakak beradik itu juga dijamin tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

"Hal itu bukan pertama kali terjadi kepada WNI tapi juga kepada warga negara lain. Hampir di seluruh dunia penyebutan saya teroris atau bawa bom walau hanya bercanda, semua negara menganggapnya serius," jelas Tata.

Sebelumnya, kedua WNI mengucapkan gurauan itu saat hendak pulang ke Tanah Air. Saat itu, pramugari menanyakan dalam Bahasa Melayu isi koper kedua WNI karena bobotnya yang berat.

"Berat banget Bu. Koper ini apa isinya?" tanya pramugari yang disambut dengan jawaban, "Dari Arab Saudi masa bawa bom, ya oleh-olehlah Bu," tukas penumpang WNI itu.OL-2



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya