Altintas Dimakamkan tanpa Nisan

(AFP/Ths/I-3)
18/1/2017 03:20
Altintas Dimakamkan tanpa Nisan
(AFP/SOZCU DAILY / YAVUZ ALATAN)

MEVLUT Mert Altintas, 22, polisi Turki yang membunuh Duta Besar (Dubes) Rusia un­­tuk Turki, Andrei Karlov, dan tewas ditembak mati pasukan keamanan dikuburkan di sebuah permakaman dengan tanpa nisan di Ankara pada Jumat (13/1). Kantor Berita pemerintah, Anadolu, melaporkan hal itu pada Senin (17/1). Langkah tersebut diambil tim forensik setelah pihak keluarga Altintas tidak kunjung mengambil jenazah Altintas sampai waktu yang ditentukan.

Dubesa Rusia Andrei Karlov ditembak Altintas saat memberikan pidato dalam rangka pembukaan pameran foto tentang Rusia. Pada saat kejadian, Altintas, sang pelaku, menyusup di antara para pengunjung. Secara tiba-tiba, dia menarik pistol dan menembak Dubes Rusia Karlov. Saat melakukan aksinya, Altintas yang mengenakan setelan jas rapi itu berteriak, ”Jangan lupa Aleppo.” Hingga kini belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab.

Pemerintah mengatakan Altintas terkait dengan kelompok pendukung Fethullah Gulen. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meyakini bahwa tokoh oposisi yang dulu sahabatnya itu ialah dalang kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016. Untuk menghormati Dubes Rusia yang terbunuh, pemerintah Turki memberi nama jalan yang berada di depan Kedubes Rusia di Ankara berganti nama menjadi Jalan Andrei Karlov.(AFP/Ths/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya