Presiden Meksiko Tolak Tuntutan Trump

(AFP/Hym/I-2)
13/1/2017 04:20
Presiden Meksiko Tolak Tuntutan Trump
(AFP/JOHN MOORE/GETTY IMAGES)

PRESIDEN Meksiko Enrique Pena Nieto, Rabu (11/1) waktu setempat, kembali menegaskan penolakannya terhadap permintaan Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump yang menuntut Mexi­co City membayar pembangunan tembok di sepanjang perbatasan kedua negara yang berte­tangga itu. Namun, Pena Nieto, yang telah bertemu Trump saat miliarder itu berkunjung ke Meksiko, bersumpah untuk menjaga hubungan baik dengan presiden terpilih AS tersebut.

Beberapa jam setelah Trump mengulangi peringatannya untuk Meksiko saat konferensi pers, Pena Nieto mengatakan pemerintahnya akan membangun ‘negosiasi terbuka dan lengkap’ dengan pemerintah ‘Negeri Paman Sam’ berikutnya itu. “Segala sesuatu yang mempertegas hubungan bilateral kedua negara akan dibahas di atas meja, termasuk keamanan, migrasi, dan perdagangan,” ujarnya dalam pertemuan tahunan duta besar-duta besar Meksiko di National Palace.

“Jelas bahwa kita memiliki beberapa perbedaan dengan pemerintah Amerika Serikat berikutnya, seperti isu tembok yang tentunya Meksiko tidak akan pernah membayarnya,” tegas Pena Nieto yang disambut tepuk tangan diplomat. Ia menambahkan, “Apa yang dapat saya yakinkan Anda bahwa kami akan bekerja untuk membangun hubungan yang baik dengan Amerika Serikat dan presidennya.” Trump menyatakan ia bisa memberlakukan pajak terhadap Meksiko untuk mendanai pembangunan tembok, yang pertama akan dibayar dengan dana yang diatur melalui kongres.

Saat miliarder asal Partai Republik itu tidak membeberkan ancaman yang ia nyatakan sebelumnya, yakni mengutip uang migran Meksiko yang dikirim ke dalam negeri, Pena Nieto mengatakan ia akan bekerja untuk menjaga rezim aliran pengiriman uang yang bebas. Beralih ke Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA), yang ingin dinegosiasikan kembali oleh Trump, Pena Nieto mengatakan negaranya akan mengusahakan kesepakatan yang memberikan ‘kepastian’ untuk investasi.

Mengenai niat terselubung Trump untuk memberlakukan tarif 35% pada perusahaan yang mengirimkan pekerjaan ke Meksiko, Pena Nieto mengatakan pemerintahnya menolak setiap upaya yang memenga­ruhi investor asing ‘karena rasa takut atau ancaman’. Dia menyatakan kembali tuntutan Meksiko bahwa pemerintah AS harus menghentikan perdagangan ilegal senjata dari Amerika Serikat ke Meksiko, yang meningkatkan aksi keke­rasan narkoba selama bertahun-tahun. (AFP/Hym/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya