Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Luar Negeri (Menlu) dalam kabinet Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rex Tillerson, mengisyaratkan memiliki perbedaan pandangan dengan garis kebijakan sang presiden. Di hadapan Senat Komite Hubungan Luar Negeri AS sejak Rabu (11/1) hingga Kamis (12/1), Tillerson menyampaikan pandangan berbeda terkait dengan isu-isu utama, seperti nonproliferasi nuklir, perubahan iklim, perjanjian dagang Trans-Pasific Partnership (TPP), dan hubungan dengan Rusia.
“Saya tidak menentang TPP,” ujar Tillerson terkait dengan perjanjian dagang yang telah dinegosiasikan 12 negara tersebut. Hal itu jelas menunjukkan dia berseberangan dengan Trump yang selama ini bersumpah membatalkan TPP. “Saya berbagi beberapa pandangan Trump mengenai apakah kesepakatan yang dinegosiasikan memenuhi semua kepentingan AS,” tambahnya. Tillerson juga mengatakan tetap penting bagi AS untuk terus memperjuangkan nonproliferasi dan kesepakatan terkait dengan perubahan iklim, hal yang ditentang Trump.
Posisi Tillerson semakin bertentangan dengan Donald Trump ketika ia menyampaikan keyakinannya atas keterlibatan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pemilu AS. Dia mengatakan akan mengambil garis tegas terhadap Moskow sangat bertentangan dengan tekad yang kerap dideklarasikan Trump untuk memperbaiki hubungan dengan mantan musuh AS ketika perang dingin itu. Meski demikian, dia menolak menyatakan komitmen dalam menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap ‘Negeri Beruang Merah’ tersebut.
“Rusia saat ini menimbulkan bahaya, tapi ini tidak bisa diprediksi nanti ketika untuk kepentingannya sendiri. AS akan menjadi musuh atau partner untuk Rusia tapi bukan sebagai teman,” ujarnya. Kecam Tiongkok Meski berseberangan dalam banyak isu, bos Exxonmobil tersebut senada dengan Trump dalam mengecam Tiongkok. Menurutnya, AS akan mengirim sinyal jelas bahwa raksasa Asia tersebut harus angkat kaki dari pulau buatan di Laut China Selatan (LCS).
“Pertama, pembangunan pulau buatan harus dihentikan. Kedua, akses Tiongkok ke pulau-pulau tersebut juga tidak akan diizinkan,” ujar Tillerson. Beijing telah memicu ketegangan dengan mengubah pulau-pulau kecil strategis di LCS menjadi pulau dengan fasilitas militer milik mereka. Dia menegaskan, membangun di perairan sengketa serta mendeklarasikan Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) di atas kepulauan Senkaku di Laut China Timur ialah tindakan ilegal.
“Tiongkok menyatakan kekuasaan wilayah yang bukan merupakan hak mereka,” ujar Tillerson. Tillerson menambahkan pembangunan pulau buatan dan meletakkan aset militer di sana serupa dengan aksi Rusia yang menganeksasi Krimea. Dia juga mengkritik Tiongkok yang gagal membantu dalam pengendalian Korea Utara (Korut). (AFP/Ihs/I-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved