Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Korea Selatan, Park Geun-Hye, kini makin terjepit. Selain dituding terlibat skandal korupsi yang melibatkan teman dekatnya, dia juga dituduh bertanggung jawab atas tewasnya ratusan orang pada peristiwa tenggelamnya kapal fery Sewol, April 2014.
Dalam sidang pemakzulan dirinya, Selasa (10/1), pihak pengadilan menolak bukti-bukti yang disampaikan tim pengacaranya terkait tragedi yang menewaskan lebih dari 300 orang tersebut.
Bulan lalu, Parlemen melakukan voting untuk memakzulkan Park karena dituding terlibat skandal korupsi. Skandal ini telah mendorong ratusan ribu pengunjuk rasa turun ke jalan setiap pekan menuntutnya undur diri.
Pada saat yang sama anggota parlemen juga menuduh Park gagal melaksanakan tugas-tugas resmi sebagai kepala negara ketika tenggelamnya feri Sewol, yang menjadi alasan untuk melengserkannya dari kepresidenan.
Pengacara Park, mengatakan sang klien dalam keadaan tidak sehat pada pagi hari ketika tragedi itu terjadi. Saat itu, kata dia, Park menetap di kediamannya, bukan kantornya meski sama-sama di dalam kompleks Istana Kepresidenan Blue House.
Mereka menyerahkan sejumlah dokumen ke Mahkamah Konstitusi yang menunjukkan jadwal laporan yang diterima Park via telepon atau dari pembantunya tentang bencana dan mengeluarkan arahan.
Tapi Hakim Lee Jin-Sung, salah satu dari sembilan anggota majelis dalam sidang itu, mengatakan kepada tim kuasa hukum Park bahwa jadwal itu gagal menjelaskan dengan tepat kapan dan bagaimana dia pertama kali mencoba mengetahui insiden tenggelamnya kapal tersebut.
"Jawaban dari pihak presiden sangat tidak memenuhi harapan dan agak tidak memuaskan," ujar Lee seperti dikutip oleh kantor berita pemerintah, Yonhap. AFP/OL-2
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved