Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Korea Selatan (Korsel) Park Geun-hye menolak untuk bersaksi dalam pemakzulannya karena skandal korupsi, Selasa (3/1). Hal ini membuat Mahkamah Konstitusi menunda dimulainya argumen lisan.
Pascapenolakan Park, pengadilan memintanya untuk kembali bersaksi pada Kamis 5 Januari mendatang bersamaan dengan sejumlah orang yang terlibat.
Dilansir Associated Press, Selasa (3/1), pengadilan mengatakan, tak bisa memaksa Park dan akan terus melanjutkannya, jika Park menolak untuk hadir yang kedua kalinya.
Anggota Parlemen Korsel, Kweon Seong Dong, mempertanyakan mengapa Park tak mau bersaksi atas tuduhan skandal korupsi yang melibatkan dirinya tersebut.
Pasalnya, kemarin, Park baru saja mengumumkan bahwa tuduhan tersebut mengada-ada dan palsu, saat mengadakan pertemuan dengan media Korsel.
"Sangat tidak beretika. Sebagai presiden yang dimakzulkan, harusnya ia datang dan mengatakan hal tersebut di pengadilan, bukan hanya kepada media," ucap Seong Dong.
Sementara, pengacara Park telah menegaskan bahwa Park tidak akan datang pada sidang pemakzulan Kamis mendatang.
Persidangan di Mahkamah Konstitusi tersebut akan memutuskan apakah Park harus secara permanen mundur dari jabatannya atau kembali memimpin Korsel. Jika secara resmi pengadilan memutuskan Park harus mundur, pemilihan presiden akan digelar dua bulan lagi.
Oktober 2016, menjadi awal kehancuran karir Park. Ribuan warga Korsel berdemo meminta Park untuk turun dari jabatan kepresidenannya. Ia diduga terlibat korupsi dengan teman dekatnya, Choi Soon-sil, yang sudah lebih dulu ditangkap polisi.
Dalam pertemuannya dengan media Korsel, Park membantah dirinya mengizinkan Choi untuk memegang kekuasaan yang tak semestinya Choi pegang di mana kekuasaan itu mencakup urusan negara. Pertemuan Park dengan media Korsel ini adalah pertemuan pertamanya sejak ia dimakzulkan.
"Mungkin ini bukan waktu yang tepat untuk membeberkan semua. Tapi saya tegaskan, saya tidak melakukan apapun untuk mendukung siapa pun atau berkolusi dengan siapa pun untuk berkorupsi," ungkapnya. MTVN/OL-2
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved