Bangun Pagar untuk Batasi Arus Migran

AFP/Aya/I-2
29/10/2015 00:00
Bangun Pagar untuk Batasi Arus Migran
(AFP)
GUNA mengendalikan arus migran, Austria dan Slovenia akan membangun pagar di perbatasan kedua negara. Hal itu dikatakan Menteri Dalam Negeri Austria Johanna Mikl-Leitner, kemarin, setelah mengunjungi perbatasan di Spielfeld, Selasa (27/10). Menurutnya, hal itu perlu dilakukan karena Austria dan Slovenia termasuk dalam zona bebas paspor Schengen dan kedua negara itu menjadi tempat transit bagi puluhan ribu pengungsi yang menuju Eropa Utara lewat negara-negara di kawasan Balkan.

"Ini untuk memastikan ketertiban dan mengendalikan (migran) yang masuk ke negara kita, bukan menutup perbatasan," kata Mikl-Leitner. Politikus dari partai konservatif OeVP itu mengakui situasi kian mendesak karena migran harus menunggu di bawah suhu beku selama berjam-jam sebelum diizinkan menyeberang dari satu negara ke negara lain. Hal itu membuat para migran tidak sabar.

"Akhir-akhir ini migran tidak sabar, agresif, dan emosional. Jika sekelompok orang terdorong dari belakang dengan anak-anak dan wanita terjebak di antara mereka, Anda membutuhkan langkah stabil dan masif," kata dia. Menteri Pertahanan Austria Gerald Klug mengakui dirinya menyetujui keputusan itu. Menurutnya, hal itu bisa mengendalikan migran demi ketertiban. Lebih dari 700 ribu migran sampai di tepi laut Eropa tahun ini. Mayoritas datang dari Suriah, Afghanistan, dan Irak.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya