Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BEGITU Tiongkok mereformasi kebijakan demografi dengan menghapus kebijakan satu anak tahun lalu, Zheng Xiaoyu dan suaminya mulai mencoba memberikan adik bagi putra mereka yang berusia sembilan tahun. Usaha mereka untuk memiliki anak lagi membuahkan hasil, Zheng melahirkan bayi laki-laki tahun ini. Seorang dari 1 juta bayi yang masih akan lahir tahun ini.
"Pemikiran tradisional Tiongkok ialah memiliki banyak anak mendatangkan lebih banyak berkah," kata Zheng setelah pulih pascamelahirkan di rumah bersalin mewah di ibu kota Tiongkok. Selama bertahun-tahun pasangan ini bermimpi memiliki anak kedua untuk menemani mereka di masa-masa senja. "Baik saya maupun suami saya adalah anak satu-satunya di keluarga kita. Kami dibesarkan di perusahaan saudara kami," ujarnya.
Sebelum ada perubahan kebijakan, Zheng terus mempertanyakan mengapa mereka tidak bisa memiliki anak kedua. "Mengapa mereka harus membatasi keinginan setiap orang untuk memiliki anak," ia menambahkan. Sejak akhir 1970-an, rezim berkuasa di negara dengan penduduk paling padat di dunia itu menerapkan langkah-langkah. Sebagian besar pasangan dibatasi hanya boleh memiliki satu anak.
Denda dan aborsi paksa dikenakan bagi pelanggar. Zheng dan suaminya adalah karyawan perusahaan milik negara dan terancam kehilangan pekerjaan mereka jika melanggar kebijakan satu anak. Saat ini, kebijakan satu anak membawa kekhawatiran pada populasi yang menua, ketidakseimbangan gender, dan penyusutan tenaga kerja. Hal itu mendorong pemerintah mengakhiri pembatasan dan memungkinkan semua pasangan memiliki anak kedua sejak 1 Januari di bawah kebijakan dua anak.
Ini berarti semua keluarga di Tiongkok yang ingin memiliki anak kedua tidak perlu khawatir lagi tentang denda besar, sterilisasi, dan aborsi paksa barbar. Tampaknya, rakyat berlomba untuk memiliki anak lagi sejak larangan tersebut dihapuskan. Sekarang Tiongkok sedang mengalami ledakan kelahiran bayi skala minor. Deputi Direktur Komisi Kesehatan Nasional dan Keluarga Berencana Wang Pei'an memperkirakan total lebih dari 17,5 juta kelahiran terjadi sepanjang 2016. Angka itu membalikkan kondisi angka kelahiran yang mengalami penurunan tahun lalu. Angka kelahiran tahun ini pun menjadi angka kelahiran tertinggi sejak 2000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved