Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri RI, Sugiono, mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul gelombang demonstrasi besar yang tengah melanda negara tersebut.
Hingga saat ini, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi keamanan di lapangan sebelum mengambil keputusan terkait langkah evakuasi.
Menlu Sugiono menjelaskan bahwa mayoritas WNI di Iran berstatus sebagai pelajar dan bermukim di kota Qom serta Isfahan. Berdasarkan pemetaan titik aksi, kedua kota tersebut diketahui bukan merupakan pusat demonstrasi besar-besaran, sehingga risiko keamanan bagi para pelajar Indonesia saat ini masih relatif terkendali.
“Kalau dilihat dari situasinya, para WNI ada di beberapa kota yang sebenarnya bukan merupakan titik-titik demonstrasi besar, kami akan lihat terus perkembangannya,” ujar Sugiono di Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Meskipun sempat menghadapi kendala komunikasi beberapa waktu lalu, laporan terbaru memastikan bahwa tidak banyak WNI yang terdampak secara langsung oleh aksi unjuk rasa tersebut.
Pemerintah meminta para WNI untuk tetap tenang namun tetap memperhatikan setiap perkembangan situasi di wilayah masing-masing serta secara proaktif menghindari kerumunan massa di titik-titik demonstrasi.
Sebagai langkah antisipasi terhadap situasi yang bersifat dinamis, Menlu telah menginstruksikan jajaran diplomatik di Teheran untuk selalu siap siaga dalam kondisi darurat.
“Saya juga sudah menyampaikan kepada duta besar kita di Teheran untuk mempersiapkan langkah-langkah jika sewaktu-waktu evakuasi tersebut perlu dilakukan,” tegas Menlu Sugiono usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026.
Berdasarkan penilaian terkini dari KBRI Teheran hingga Senin (12/1), kondisi keamanan bagi WNI di berbagai wilayah Iran dilaporkan belum mengalami gangguan yang signifikan.
Oleh karena itu, evakuasi warga dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak untuk saat ini. Komunikasi terus dijalin secara rutin antara pihak perwakilan Indonesia dengan komunitas WNI guna memastikan keselamatan mereka tetap terjamin di tengah gejolak ekonomi dan politik setempat.
Selain mengimbau warga yang sudah berada di lokasi, pemerintah juga mengeluarkan peringatan bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan menuju Iran dalam waktu dekat. Masyarakat diminta untuk menunda rencana kunjungan tersebut hingga kondisi keamanan di Iran dinyatakan benar-benar kondusif dan stabil oleh otoritas terkait.
Gelombang protes di Iran sendiri dipicu oleh kondisi ekonomi yang memburuk serta anjloknya nilai tukar mata uang rial. Aksi yang bermula sejak akhir Desember di Grand Bazaar Teheran tersebut kini telah meluas ke berbagai kota. (Ant/I-1)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
PEMERINTAH Indonesia tengah menyiapkan evakuasi gelombang kedua warga negara Indonesia atau WNI dari Iran di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Simak cerita Tetap Segar, teknisi pesawat asal Tangerang yang saksikan langsung serangan rudal di Teheran sebelum dievakuasi KBRI ke Indonesia.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan sebanyak 15 warga negara Indonesia (WNI) di Teheran, Iran, menyatakan kesiapan untuk dievakuasi menyusul memanasnya konflik Timur Tengah.
Kemenlu RI pastikan keselamatan WNI di Iran usai serangan udara AS & Israel pada 28 Februari 2026. Simak hotline darurat KBRI Tehran dan situasi terkini di sana.
Kemenlu RI pastikan rencana kontingensi dan jalur evakuasi WNI di Iran siap menyusul ancaman 'armada besar' Donald Trump. Simak situasi terkini Teheran.
PEMERINTAH mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berencana melakukan perjalanan ke Iran untuk menunda rencana tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved