Korban Nock-Ten Bertambah

AFP/Ihs/I-3
28/12/2016 06:22
Korban Nock-Ten Bertambah
(Sedikitnya enam orang tewas dan 18 lainnya hilang setelah Badai Nock-Ten menerjang Filipina. -- AFP PHOTO / Arlan B. Flores)

Sedikitnya enam orang tewas dan 18 lainnya hilang setelah Badai Nock-Ten menerjang Filipina. Badai pertama kali menghantam provinsi bagian timur Filipina tersebut pada hari Natal.

Badai berkekuatan luar biasa itu mengakibatkan banjir yang melanda jalanan dan lahan pertanian serta menghancurkan rumah-rumah dan kapal.

Bahkan sebuah feri MV Starlight Atlantic karam di pesisir Provinsi Batangas, menewaskan satu orang dan 18 awak kapal hilang.

Sementara itu, lima orang lainnya tewas akibat banjir dan tertim-pa benda yang jatuh ketika badai menghantam dengan kecepatan 235 kilometer per jam tersebut.

Sebelumnya, lebih dari 429 ribu orang telah dievakuasi dari daerah rawan dan lebih dari 330 penerbangan dibatalkan karena badai Nock-Ten.

Juru bicara badan pengawasan bencana Filipina Mina Marasigan mengatakan, badai Nock-Ten juga menyebabkan terputusnya aliran listrik di beberapa wilayah di provinsi timur dan belum diketahui sampai kapan listrik akan kembali berfungsi.

“Banyak rumah hancur karena angin kencang. Infrastuktur seperti rumah sakit dan sekolah juga hancur. Kami masih menunggu jumlah pasti berapa yang hancur untuk perkiraan pasti kerusakan yang terjadi,” ujar Marasigan.

Nock-Ten diperkirakan membawa hujan lebat dan angin menuju ibu kota Filipina, Manila.

Akan tetapi, badai tersebut melemah ketika melintasi wilayah sebelah timur Filipina dan mengarah ke barat menuju Laut China Selatan.

Sekitar 20 topan dan badai melanda Filipina secara rutin tiap tahunnya dan menewaskan ratusan orang. (AFP/Ihs/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya