Netanyahu Terus Lawan Resolusi PBB

(AFP/Hym/I-3)
27/12/2016 02:50
Netanyahu Terus Lawan Resolusi PBB
(AFP/Dan Balilty)

PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu, telah memanggil Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Israel Dan Shapiro, dua hari setelah Washington abstain dalam pemungutan suara yang menyebabkan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berhasil disahkan.

Netanyahu terus menolak untuk mematuhi resolusi yang menuntut Israel segera menghentikan semua kegiatan terkait permukiman di wilayah Palestina yang mereka jajah sejak 1979. Netanyahu pun langsung memanggil Dubes AS Shapiro, Minggu (25/12) waktu setempat. Media corong pemerintah Haaretz menyebutkan, bagi Israel pemanggilan duta besar AS itu 'dianggap sebagai langkah yang sangat tidak biasa'.

"Yang lebih luar biasa lagi ialah fakta bahwa tidak seperti utusan lain yang dipanggil ke kementerian luar negeri, diskusi (dengan utusan AS) akan dilakukan langsung oleh Netanyahu di kantornya," papar Haaretz. Sebelumnya, Netanyahu memanggil 10 perwakilan dari 14 negara-negara lain yang memberikan suara untuk resolusi. Dia pun mengulangi tudingan keras bahwa Presiden AS Barack Obama dan Menteri Luar Negeri John Kerry berada di balik resolusi itu.

Lebih jauh, Netanyahu telah meminta kementerian luar negeri mempersiapkan sebuah 'rencana aksi' dalam satu bulan ke depan tentang bagaimana menangani hubungan Israel dan PBB. "Kami akan melakukan semua yang dibutuhkan sehingga Israel tidak tercederai oleh keputusan (resolusi) yang memalukan ini," ujar Netanyahu.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya