Ribuan Orang Telantar di Bandara

AFP/*/I-3
26/12/2016 08:08
Ribuan Orang Telantar di Bandara
(Pesawat Japan Airlines Boeing 737 tertutup salju di Bandara Chitose Baru di Sapporo di Hokkaido. -- AP Photo / Daisuke Suzuki)

HUJAN salju yang lebat menyebabkan kekacauan transportasi di kawasan utara Jepang. Hujan salju memaksa ditundanya ratusan penerbangan dan layanan kereta. Akibatnya, ribuan penumpang terpaksa bermalam di Bandara New Chitose selama tiga hari berturut-turut.

Salju berketebalan hingga 96 sentimeter (38 inci) mulai menyelimuti Saporro, Hokaiddo, sejak Jumat (23/12) malam waktu setempat. Menurut Badan Meteorologi Jepang, hujan salju tersebut merupakan badai salju terbesar yang terjadi di kawasan Jepang utara dalam setengah abad terakhir.

Menurut media setempat, badai salju ‘memutihkan’ Bandara New Chitose, pintu gerbang utama di wilayah utara pulau tersebut. Alhasil, setidaknya 280 penerbangan dari dan menuju New Chitose dibatalkan.

Seorang pejabat keamanan setempat menyebut, sebanyak 2,500 penumpang terpaksa bermalam di bandara pada Kamis malam dan sebanyak 6,000 lainnya hari berikutnya.

“Namun, cuaca telah meningkat secara signifikan pada Minggu pagi dan kebanyakan penumpang jika tidak seluruhnya telantar di bandara seharusnya bisa pulang pada Minggu malam,” ujar pejabat keamanan se­tempat yang enggan menyebut namanya itu.

Penderitaan para penumpang semakin parah karena sulitnya memeroleh tiket penerbangan selanjutnya yang bisa membawa mereka keluar dari Hokkaido. Pasalnya, hampir semua penerbangan menuju dan keluar Hokkaido telah dipesan hingga beberapa hari ke depan.

Hokkaido terkenal karena pegunungannya yang gagah dan tebalnya butiran salju yang turun setiap musim semi di kawasan tersebut. Selain turis lokal, keindahan alam dari timbunan salju di pegunungan Hokkaido menarik perhatian para pecinta ski dari Australia dan Tiongkok. (AFP/*/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya