Korban TPPO ke Suriah Meningkat

Heryadi
21/12/2016 21:35
Korban TPPO ke Suriah Meningkat
((AP Photo))

DI tengah kecamuk perang di Suriah pengiriman warga Indonesia ke negeri bergolak itu terus berlangsung. Mereka umumnya korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dilakukan sindikat berkedok pengiriman tenaga kerja.

Berdasarkan data Departemen Imigrasi Suriah per Mei 2016, ada sekitar 2.500 WNI di Suriah. Dari jumlah itu sekitar 128 orang menjadi korban TPPO sepanjang 2016. Korban WNI yang menjadi TPPO itu meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 85 orang.

"Setiap bulan WNI ke Suriah sekitar 20-30 orang yang menjadi korban TPPO," papar Pejabat Konsuler merangkap Penerangan Sosbud KBRI Damaskus, AM Sidqi, Rabu (21/12).

Dia mengatakan WNI korban TPPO itu dikirimkan oleh sindikat TPPO Indonesia berkedok pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI). Sidqi menjelaskan pengiriman TKI ke Suriah sudah dihentikan sejak moratorium 2011 dan penghentian permanen sejak 2015. "Mereka tidak tahu dikirim ke Suriah," ujarnya.

Terus berlangsungnya TPPO ke Suriah ini, menurut Sidqi, lantaran adanya asimetri persepsi antara Indonesia dan Suriah. Pemerintah Suriah kata Sidqi tidak mau moratorium 2011 dan penghentian permanen pengiriman TKI 2015. "TPPO memang bukan prioritas bagi negara penerima," tandasnya. OL-2



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya