Penarikan Uang Kertas Ditunda

AFP/*/I-1
19/12/2016 08:08
Penarikan Uang Kertas Ditunda
(AFP PHOTO/FEDERICO PARRA)

Di tengah-tengah aksi protes terhadap pemerintahannya, Presiden Nicolas Maduro menunda penarik­an uang kertas pecahan tertinggi pada Sabtu (17/12) dari peredaran hingga bulan depan.

“Mata uang 100 bolivar akan tetap menjadi alat sah untuk se­­mentara. Anda dapat menggunakan uang itu untuk membeli dan kegiatan Anda,” seru Maduro dalam pertemuan dengan para pejabat yang disiarkan televisi pemerintah.

Uang kertas tersebut saat ini bernilai US$15 sen dalam kurs resmi tertinggi dan hingga saat ini menyumbangkan sekitar 77 % uang tunai yang beredar di negeri eksportir minyak itu.

Dalam pertemuan tersebut, Ma­­duro menegaskan akan tetap menutup perbatasan dengan Brasil dan Kolombia hingga 2 Januari 2017. Langkah itu dilakukan demi mencegah ‘para mafia’ agar tidak menimbunnya di luar negeri sebagai bagian dari rencana yang didukung AS untuk mengacaukan Venezuela.

Venezuela saat ini memiliki tingkat inflasi tertinggi di dunia, yakni 47% tahun ini menurut perkiraan IMF.
Maduro berupaya memperkenalkan uang kertas dengan pecah­an yang nilainya 200 kali lebih besar. Namun, rencana itu dibatalkan saat Maduro memerintahkan penarikan uang kertas bernilai 100 bolivar dari per­edaran sebelum uang kertas ba­ru tiba. (AFP/*/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya