Pembunuhan Pakar Drone Ancam Arab

Ant/I-1
19/12/2016 07:56
Pembunuhan Pakar Drone Ancam Arab
()

GERAKAN Perlawanan Islam (Hamas) menyatakan pembunuhan terhadap pakar drone Mohammad Az-Zawari di Kota Sfax, Tunisia, Kamis (15/12) lalu, merupakan serangan terhadap perlawanan Palestina.

Dalam pernyataannya, Sabtu (17/12), sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, mengatakan kejahatan yang terjadi takkan berlalu tanpa hukuman. Menurut pernyataan tersebut, pembunuhan itu dipandang sebagai tanda bahaya yang mengancam dunia Arab dan Islam.

“Az-Zawari telah bergabung dengan perlawanan Palestina dan Hamas, seperti banyak orang lain di dunia Arab dan Islam yang perhatian mereka tertuju ke Jerusalem dan Masjid Al-Aqsha... dan perang bersama brigade dalam mempertahankan Palestina,” kata sayap militer Hamas.

Az-Zawari, seorang insinyur penerbangan dan kepala perhimpunan penerbangan Tunisia Selatan, ditembak di kepala oleh beberapa pria tak dikenal yang bersenjata dari jarak dekat. Media Arab melaporkan dinas rahasia Israel, Mossad, berada di belakang pembunuhan tersebut.

Beberapa sumber media Israel mengatakan Az-Zawari dibunuh karena keterlibatannya dengan faksi Palestina bersenjata, terutama Hamas, demikian menurut laporan kantor berita Xinhua.

Surat kabar Israel, Yedioth Ahronot, menyatakan satu kelompok menyewa empat mobil dan menggunakan senjata dengan peredam untuk menembak Az-Zawari. Ia sebelumnya memasuki Jalur Gaza melalui terowongan dan melatih anggota-anggota Hamas serta membuat kendaraan udara tanpa awak. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya