Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Ribuan warga sipil dan pemberontak di Kota Aleppo menanti dengan cemas kelanjutan proses evakuasi, Sabtu (17/12) waktu setempat. Mereka berada dalam kondisi suhu yang membekukan setelah evakuasi ditangguhkan Suriah di bawah rezim Presiden Bashar al-Assad pada Jumat (16/12).
Sekitar 8.500 orang sudah dapat dievakuasi dari Aleppo, termasuk 3.000 pemberontak. Namun, nasib ribuan lainnya yang masih terperangkap kini dipertaruhkan. Utusan PBB di Suriah Staffan de Mistura memperkirakan, sebelum proses evakuasi, ada sekitar 40 ribu warga sipil dan 5.000 pemberontak di Aleppo.
Sejak evakuasi ditangguhkan, warga menghabiskan malam di bekas komplek apartemen yang hancur dibom di Distrik Al-Amiriyah. Mereka bertahan meski tanpa makanan yang layak. Lembaga bantuan, relawan, dan sebanyak 25 kendaraan angkutan evakuasi diminta untuk me-ninggalkan daerah itu tanpa penjelasan.
Pemerintah Suriah menyalahkan kelompok pemberontak atas penangguhan operasi evakuasi yang dimulai sejak Kamis (15/12) itu. Pemerintah menuding mereka berusaha menyelundupkan senjata berat dan sandera sehingga kesepakatan yang diperantarai Rusia dan Turki itu pun akhirnya ditangguhkan.
Namun, pihak oposisi menuding penangguhan itu merupakan respons Assad atas penolakan militan jaringan Al-Qaeda atas izin evakuasi sekitar 4.000 warga sipil dari Fuaa dan Kafraya, dua wilayah Syiah di Provinsi Idlib. Sebagai balasannya, pemberontak menginginkan proses evakuasi di Kota Madaya dan Zabadani di Provinsi Damaskus.
“Kami sedang mengusahakan kelanjutan evakuasi hari ini (Sabtu),” ujar perwakilan kelompok pemberontak Ahrar al-Sham, Al-Farook Abu Bakr. Menurutnya, evakuasi di Fuaa dan Kafraya akan terlaksana, begitu pula di Madaya dan Zabadani. “Seluruh penduduk Aleppo dan pemberontak pun dapat keluar,” tambahnya.
Seruan dunia
Amerika Serikat (AS) mengutuk situasi di Aleppo yang disebut mereka sebagai ‘horor’. “Tanggung jawab atas kebrutalan ini terletak di rezim Al-Assad dan sekutunya, Rusia dan Iran. Darah dan kekejaman ini berada di tangan mereka,” ujar Presiden Barack Obama. Dia berjanji akan meminta para peninjau independen menilai apa yang terjadi di Aleppo.
Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power menilai kehadiran pemantau independen dapat mencegah ‘horor terburuk’. Sementara itu, Duta Besar Prancis untuk PBB Francois Delattre mengatakan prioritas utama ialah operasi penyelamatan jiwa dan penghentian pembantaian agar Aleppo tak menjelma Srebrenica--genosida muslim Bosnia selama Perang Balkan.
Kementerian Luar Negeri Indonesia mendorong tercapainya gencatan senjata dan penghentian kekerasan di Aleppo. Indonesia pun meminta agar pemberian bantuan kemanusiaan menjadi prioritas. Untuk itu, Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB mengambil langkah konkret.
Liga Arab mengutuk cara Suriah menangani gencatan senjata dan evakuasi. Menurut mereka, evakuasi di timur Aleppo disertai tembakan petempur yang loyal kepada pemerintah.
“Tidak hanya menghancurkan kota-kota, mereka juga terus membunuh dengan brutal,” ujar delegasi Arab Saudi, Ahmed Kattan dalam pertemuan darurat Liga Arab terkait dengan Aleppo. (AFP/CNN/Guardian/Her/I-3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved