Wakil Presiden Terlibat Penganiayaan

AFP/Ihs/I-2
15/12/2016 08:22
Wakil Presiden Terlibat Penganiayaan
(AFP Photo/Farshad Usyan)

WAKIL Presiden (Wapres) Afghanistan Abdul Rashid Dostum dan pengawalnya dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap rival politiknya. Dostum telah diminta pejabat Amerika Serikat (AS) untuk diselidiki pada Selasa (13/12).

Dostum ialah mantan panglima perang dengan sejumlah catatan kejahatan perang melekat pada dirinya.
Ia dituduh telah memerintahkan pengawalnya untuk menahan Ahmad Ishchi di Provinsi Jowzjan selama permainan buzkashi atau polo dengan bangkai pada bulan lalu.

Ishchi mengaku disandera, disiksa, dan disodomi di tempat pribadi Dostum selama lima hari. “Dia (Dostum) mengatakan kepada saya ‘Aku akan melemparkan Anda di bawah kuda dan melakukan buzkashi pada Anda,” ungkap Ishchi, mantan Gubernur Jowzjan, kepada televisi lokal Tolo.

“Pertama, dia (Dostum) mengatakan ingin melakukan hubungan seks. Pengawalnya kemudian membuka pakaian saya, kemudian Dostum memerintahkan 10 pengawalnya untuk melakukan sodomi sampai anus saya pecah dan berdarah,” ujarnya.

Kantor Dostum sendiri menepis pengakuan Ishchi dan menuduh hal tersebut ialah konspirasi untuk memfitnah dirinya.

Namun, Kedutaan AS di Kabul telah menye­rukan penyelidikan menyeluruh. “Penahan­an dan penganiayaan Ishchi oleh wapres me­nimbulkan keprihatinan.” (AFP/Ihs/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Oka Saputra
Berita Lainnya