RATUSAN warga Kota New Delhi berkumpul dan menyuarakan kekecewaan mereka terhadap aparat keamanan di ibu kota India tersebut, Sabtu (17/10) waktu setempat. Warga menuduh polisi telah gagal bertindak atas berbagai kasus pemerkosaan anak yang belakangan terjadi.
Sebelumnya, pada Jumat (16/10) malam, seorang anak perempuan berusia 2,5 tahun diculik dua orang dari sebuah acara keagamaan di New Delhi Barat. Anak tersebut menjadi korban pemerkosaan sebelum akhirnya dibuang ke sebuah taman dekat rumahnya.
Dalam insiden terpisah di sisi timur New Delhi, seorang anak perempuan berusia lima tahun dipancing untuk datang ke rumah tetangga. Ia pun akhirnya menjadi korban pemerkosaan oleh tiga orang.
Lebih dari 100 orang berkumpul di dekat rumah anak tersebut, Sabtu (17/10) sore. Mereka memblokade lalu lintas dan mencerca kegagalan polisi menangkap pelaku.
"Mereka (polisi) tidak melakukan apa pun untuk menangkap pemerkosa. Kami tidak merasa aman di kota ini. Suatu saat akan ada hari ketika orangtua berhenti melahirkan anak perempuan karena takut anak mereka akan diperkosa," kata kerabat anak perempuan yang menjadi korban pemerkosaan.
Dua kasus pemerkosaan ini terjadi saat New Delhi sedang bergulat melawan kekerasan seksual terhadap perempuan yang dalam beberapa kasus melibatkan anak-anak. Epidemi kejahatan seksual yang terjadi di India telah memicu kemarahan warga setempat dan masyarakat internasional.
Kepala Polisi New Delhi Barat, Pushpendra Kumar, mengonfirmasi pada AFP bahwa pelaku pemerkosaan anak perempuan berusia 2,5 tahun berjumlah dua orang. "Hasil tes juga telah mengonfirmasi ini sebuah pemerkosaan," kata Kumar.
Polisi memeriksa 250 orang dalam kasus tersebut. Akhirnya, polisi menangkap dua pemuda berusia 17 tahun yang diduga kuat sebagai pelaku pemerkosaan. Pelaku tinggal di daerah miskin yang sama dengan korban. Bahkan, salah satu pelaku mengenal keluarga korban.
"Penyelidikan lebih lanjut segera dilakukan. Barang bukti yang penting sedang dikumpulkan sekarang," kata Komisioner Polisi New Delhi, Dependra Pathak, sembari menambahkan bahwa kedua tersangka akan menjalani penuntutan dalam 10 hari ke depan.
Secara terpisah, polisi di timur Delhi menangkap tiga pria yang diduga terlibat dalam kasus pemerkosaan seorang anak perempuan berusia lima tahun.
Hasil tes sebelumnya menunjukkan bahwa korban diperkosa beberapa kali. Ketiga pelaku ditangkap berkat kerja sama warga sekitar. "Pakaiannya sebagian robek dan ada bercak darah. Beberapa warga melihatnya dan anak perempuan tersebut mengatakan pada warga bahwa dia diserang secara seksual," kata seorang polisi di Delhi Timur. Beberapa warga setempat juga mendobrak rumah yang menjadi lokasi kejadian.(AFP/Fox/I-3)