Palestina Apresiasi Dukungan Indonesia

Ihs/mtvn/I-3
09/12/2016 04:31
Palestina Apresiasi Dukungan Indonesia
(ANTARA/Nyoman Budhiana)

PALESTINA mengapresiasi sikap Indonesia yang dinilai vokal terhadap konflik Palestina-Israel.

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki menyampaikan hal tersebut dalam pembahasan kerja sama bilateral di sela-sela agenda Bali Democracy Forum (BDF) di Nusa Dua, Bali, kemarin.

Indonesia menyatakan akan hadir di Konferensi Perdamaian Internasional mengenai konflik Palestina-Israel dijadwalkan berlangsung di Paris, Prancis, pada 21 Desember mendatang yang rencananya dihadiri 70 negara.

"Kami senang karena beliau (Menlu Retno) akan hadir di konferensi nanti, beliau sangat vokal terhadap masalah Palestina," ujar Maliki seusai bertemu Menlu Retno Marsudi.

Dalam agenda itu, ujar Maliki, masalah pembangunan permukiman Israel di Jerusalem Timur akan diadukan ke Dewan Keamanan PBB dan juga ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Menurutnya, Israel memanfaatkan momen transisi kekuasaan di Amerika Serikat (AS), untuk membangun permukiman yang menurut Palestina ilegal itu.

Selain membahas konflik dengan Israel, Maliki dan Retno juga membahas kerja sama bilateral dengan Indonesia yang selama ini sudah berjalan dalam berbagai isu.

"Bagaimana caranya untuk memperkuat hubungan kedua negara, ini sangat penting," ungkapnya.

Selain Palestina, Indonesia pun telah melakukan pertemuan bilateral dengan Suriname dalam gelaran demokrasi di Bali itu.

Indonesia-Suriname akan mengembangkan kerja sama sektor pariwisata dengan melalui Joint Commission dan Politial Consultation yang akan diselenggarakan Februari tahun depan.

"Kami ingin bekerja sama dengan para ahli dari Indonesia untuk mengembangkan sektor pariwisata Suriname. Saya memuji bagaimana Indonesia dan kementerian terkait dengan sangat baik mengelola sektor pariwisata, seperti Bali contohnya," ujar Menteri Luar Negeri Suriname, Niermala Badrising.

Tak hanya pariwisata, Suriname juga berniat menjalin kerja sama di bidang pelatihan diplomatik, bidang infrastruktur, penanaman kelapa sawit, serta lingkungan terkait penanganan banjir.

Selain itu, Indonesia juga melakukan pertemuan bilateral dengan Dirjen Sekretariat Melanesian Spearhead Group (MSG), Amena Yauvoli, di sela-sela agenda BDF.

"Kami membahas Indonesia sebagai associate member dari MSG dapat meningkatkan kerja sama dengan negara anggota di sektor prioritas ekonomi," ujar Menlu Retno.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya