Seorang perempuan Palestina menikam seorang pria Israel yang kemudian dibalas dengan tembakan di Kota Tua Jerusalem, kemarin. Insiden itu datang saat ketegangan di wilayah Tepi Barat Palestina yang didukui Israel Jerusalem meningkat seiring bentrokan yang terjadi di sana. Juru bicara polisi Israel, Luba Samri, mengatakan 'teroris perempuan' menikam seorang pria Israel dari belakang di bagian atas tubuhnya, menyebabkan luka ringan.
Pria itu kemudian menarik pistolnya dan menembak perempuan itu, menyebabkan luka serius. Setelah kejadian itu, keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Empat warga Israel tewas pekan lalu dalam serangan penembakan dan penusukan di Jerusalem dan Tepi Barat. Sementara itu, pasukan Israel telah membunuh empat warga Palestina, termasuk seorang anak 13 tahun, di tengah protes kekerasan.
Media Israel Channel 2 TV mengatakan serangan penikaman terbaru itu terjadi di dekat lokasi seorang Palestina menikam seorang pria Israel hingga meninggal dan melukai istri dan anak mereka. Samri mengatakan langkah pembatasan akses bagi yang bukan penduduk Palestina ke Kota Tua Jerusalem yang diterapkan minggu lalu telah diangkat mengikuti pengkajian keamanan pada Selasa (6/10) malam. Larangan itu tidak berlaku untuk warga Palestina yang tinggal, bekerja, dan belajar dalam Kota Tua, atau untuk warga Israel atau para wisatawan.