Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DELAPAN pembajak asal Indonesia masuk bui setelah berusaha membajak kapal tanker MT Orkim Harmony milik Malaysia pada 11 Juni 2015. Pengadilan Malaysia memutuskan hukuman 15 dan 18 tahun penjara bagi para pembajak pada Senin (28/11).
Enam dari pembajak mendapat hukuman 15 tahun penjara dan lima cambukan, sedangkan dua lainnya divonis 18 tahun penjara. Mereka didakwa di bagian selatan Johor. Demikian penuturan pejabat Badan Penegakkan Maritim Malaysia kepada AFP.
Kepala Biro Maritim Internasional Kuala Lumpur bagian Pusat Laporan Pembajakan, Noel Choong mengatakan penahanan itu dipuji oleh komunitas pelayaran.
"Kami menyambut baik hukuman berat. Itu akan mengirim sinyal kuat untuk pembajakan potensial yang tidak membayar kejahatannya," kata Choong.
Saat itu, kapal tanker membawa 6.000 ton minyak senilai US$5,6 juta yang dikomandoi oleh delapan orang. Saat dibajak, kapal tanker itu akan berjalan melewati pantai barat Malaysia menuju pelabuhan Kuantan di pantai timur.
Delapan tersangka lolos dengan melarikan diri dengan menggunakan sekoci di tengah kegelapan. Setelah itu barulah kapal perang bergegas memburu mereka. Hampir tidak ada yang terluka dalam kapal tanker yang memiliki 22 ABK itu kecuali pelaut Indonesia yang tertembak di paha.
Para pembajak kemudian terdampar di barat daya pulau Tho Chu, Vietnam, sekitar satu minggu setelah pembajakan. Mereka awalnya mengaku nelayan yang mengalami kecelakaan di laut .
Namun kemudian ditemukan sejumlah besar uang tunai. Mereka pun langsung dituduh membajak kapal tanker minyak MT Orkim Harmony dan dibawa ke tahanan.
Para perompak itu diekstradisi ke Malaysia Minggu (27/11) pagi setelah ditahan oleh pihak berwenang Vietnam selama hampir 18 bulan. (AFP/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved